Saturday, 17 November 2018

Nginep di Rumah Kenalan Disosor Suami Celamitan

Senin, 26 Desember 2016 — 8:14 WIB
nahinidia

RIBETNYA  jadi gadis cantik seperti Kustiyah, 17, dari Palembang ini. Nginep di rumah kenalan lama, eh malah disosor suaminya, Darwin, 45. Celakanya, Kustiyah yang dituduh mancing-mancing, sehingga dia habis dihajar, Tiwik, 40, istri Darwin. “Kalau kamu nggak meladeni, mana bisa. Dasar gatel!” makinya.

Tak selalu wanita cantik bernasib mujur. Banyak juga yang celaka gara-gara kecantikannya. Bila menengok ke sejarah Mataram. Kecantikan Rara Hoyi putri Surabaya justru dibuat rebutan Amangkurat I dengan Pangeran Tejoningrat, putra sang raja. Pusing dibuat rebutan ayah dan anak, Rara Hoyi pilih bunuh diri dengan menubruk keris yang dihunus Pangeran Tejoningrat.

Kustiyah dari Jalan Kebun Sirih, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, memang tak setragis itu. Tapi meski tak terkena keris Pangeran Tejoningrat, dia malah kena “keris” Darwin, yang tak pernah diwarangi di bulan Suro. Tambah sial lagi, dia dihajar pula oleh Tiwik istrinya, dengan tuduhan perempuan gatel.

Meski usia berbeda jauh, Ny. Tiwik – Kustiyah memang akrab, karena sama-sama sekampung dari Jawa. Pas menengok famili ke Palembang, Kustiyah menyempatkan diri ke rumah tante Tiwik. Namanya ketemu teman sekampung, mereka asyik ngobrol tentang kondisi kampung halaman. Tahu-tahu sudah malam, sehingga Kustiyah tak berani kembali ke rumah familinya di Palembang. “Sudah nginep di sini saja, besok baru pulang,” kata Tiwik ramah.

Kustiyah diberi kamar sendiri. Tapi saat terbuai mimpi, tahu-tahu ada yang menggerayangi. Alangkah kagetnya, ternyata lelaki itu Darwin, suami Tiwik. Ternyata lelaki yang tadinya di ruang tamu sangat ramah, di kamar tertutup sangat rajin menjamah. Dia mencoba berontak, mencoba mempertahankan kehormatannya. Kedudukan pun kosong-kosong.

Tapi sial, Ny. Tiwik mendengar gedebak-gedebuk di kamar tamunya, segera menghampiri. Alangkah kagetnya, dia melihat suaminya baru keluar dari kamar Kustiyah. Anehnya, dia tak memarahi suaminya, justru menuduh Kustiyah yang geleman. Mancing-mancing. Meski Kustiyah sudah membantah, malah kena hajar dan cakar, sehingga dipisah tetangganya. Malam itu juga Kustiyah melapor ke polisi. “Ini fitnah, saya tak seburuk itu Pak.” Kata Kustiyah pada polisi.

Logikanya, kalau mau sama mau, pasti istri Darwin tidak tahu. (JPNN/Gunarso TS)