Saturday, 20 July 2019

Polisi Identifikasi 6 Korban di Pulomas, Anjing Pelacak Buru Perampok

Selasa, 27 Desember 2016 — 15:08 WIB
Garis polisi telah dipasang di TKP perampokan yang juga mengakibatkan 6 orang tewas (ifand)

Garis polisi telah dipasang di TKP perampokan yang juga mengakibatkan 6 orang tewas (ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Polisi masih melakukan identifikasi terhadap korban perampokan di Jalan Pulomas Utara, Kayuputih,  Pulogadung, Jakarta Timur. Nampak ada delapan mobil ambulan yang disiagakan di depan rumah korban.

Selain itu, polisi juga memburu pelaku perampokan sadis tersebut dengan menggunakan anjing pelacak.

Peristiwa tragis tersebut lantas mengundang perhatian warga yang ingin menyaksikan langsung proses identifikasi, namun, karena sudah dipasang garis Polisi warga harus rela menonton dari jarak jauh.

Nurningsih (47), Warga Pulo Nangka, Jakarta Timur mengaku datang ke lokasi hanya untuk menyaksikan langsung peristiwa yang dia tau dari kabar televisi di rumah untuk memastikan kabar tersebut.

“Denger ada pembunuhan tadi pas nonton tivi, mastiin ajah bener enggak, pas sampai disini udah ramai ternyata bener” ujarnya kepada poskotanews.com di lokasi, Selasa, (27/12/2016).

(Baca: Ini Kesaksian Warga yang Lihat 6 Korban Tewas di Rumah Mewah)

Nurningsih mengaku tidak kenal dengan pemilik rumah yang menjadi korban perampokan tersebut. Namun, setahu dirinya Dodi Triono adalah Ketua RT di Pulomas Residen RT 12 RW 16.

Seperti diketahui, Enam orang tewas saat rumahnya di Jalan Pulomas Utara, Pulogadung, Jakarta Timur, diduga dirampok, Selasa (27/12/2017). Mereka diduga kehabisan udara karena disekap dalam kamar mandi sempit bersama lima orang lainnya.

Kelima orang itu adalah Dodi Trino (59), pemilik rumah, bersama dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Selain itu, Amel, teman anak pemilik rumah serta dua sopir, yaitu Yanto dan Tasrok, turut jadi korban.

(yendhi/sir)