Sunday, 18 November 2018

Turki Perpanjang Status Darurat

Rabu, 4 Januari 2017 — 9:44 WIB
Bendera Turki dan Presiden  Recep Tayyip Erdogan(reuters)

Bendera Turki dan Presiden Recep Tayyip Erdogan(reuters)

TURKI – Wakil Perdana Menteri Turki, Nurman Kurtulmus, mengumumkan perpanjangan status pemberlakuan negara dalam keadaan darurat hingga 90 hari lamanya terhitung mulai tanggal 19 Januari 2017.

Status darurat diberlakukan di Turki sejak 15 Juli 2016, saat kudeta gagal dilakukan terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan. Selama Turki berada dalam status darurat, puluhan ribu orang telah kehilangan pekerjaan dan ditangkap karena diduga mendukung kudeta.

Keputusan Turki untuk memperpanjang satus daruratnya, membuat Uni Eropa khawatir akan adanya tindakan keras bagi siapapun yang mengkritik Erdogan, bukan lagi sekedar “menghabisi” pendukung kudeta.

Menurut kantor berita Anadolu, lebih dari 41 ribu orang telah ditangkap atas dugaan memiliki keterkaitan dengan Gulen. Sementara itu, lebih dari 103 ribu orang sedang dalam penyelidikan.

Seperti diketahui, status darurat memberikan kekuasaan khusus kepada pemerintah untuk memecat pegawai negara, menutup perkumpulan dan membatasi  media. (embun)