Thursday, 30 March 2017

Sisir Rambut Pintar Bisa Deteksi Bunyi Helai Rambut yang Patah

Kamis, 5 Januari 2017 — 16:16 WIB
Sikat rambut L'Oreal menggunakan sensor akustik yang bisa mendengar bunyi rambut yang patah.

Sikat rambut L'Oreal menggunakan sensor akustik yang bisa mendengar bunyi rambut yang patah.

PERUSAHAAN kosmetik L’Oreal meluncurkan sisir rambut pintar yang dilengkapi berbagai sensor untuk membantu konsumen meningkatkan teknik menyisir rambut mereka.

Produk bernama The Hair Coach ini dijual seharga $200 (atau sekitar Rp2,6 juta), beserta dengan mikrofon, giroskop dan akselerometer yang melekat dengan sensor-sensor lainnya.

Sisir rambut itu adalah salah satu dari segelintir peranti kecantikan baru yang diumumkan di pameran teknologi CES tahun ini di Las Vegas, Amerika Serikat.

Mikrofon yang melekat pada sisir rambut akan merekam bunyi helai rambut yang patah. Perusahaan itu mengatakan sensor-sensor lainnya digunakan untuk memperlihatkan penampilan para pengguna setelah mereka menyisir rambutnya.

Sisir rambut itu kemudian membagikan informasinya melalui wifi atau Bluetooth ke sebuah aplikasi.

Perangkat lunak ini menggunakan informasi untuk menilai kualitas rambut dan memonitor efek dari berbagai rutinitas yang berbeda – serta produk yang direkomendasikan.

“Anda akan terkejut dengan berapa banyak perempuan di seluruh dunia yang mengkhawatirkan kerusakan rambut,” kata Guive Balooch, wakil presiden global L’Oreals bagian penelitian dan inovasi teknologi kepada BBC.

“Salah satu tantangan terbesar ketika menyikat rambut Anda adalah memastikan Anda tidak menyisirnya terlalu keras dan merusak serat-serat rambut.

“Itu bisa menyebabkan kerusakan rambut yang tidak terlihat baik bagi para konsumen.”

Peranti lain yang berlomba untuk menjadi bagian dari teknologi kecantikan di pameran teknologi CES meliputi:

Samsung S-Skin – peranti yang bisa menganalisis kulit para pengguna dan merekomendasikan “mikro-jarum mikro” untuk mengatasi kerutan, noda atau bahkan memutihkan kulit.

Apira Science iDerma – masker wajah yang dilengkapi dengan LED yang diklaim untuk mengurangi efek penuaan.

ModiFace Skin AI- teknologi untuk menganalisis kondisi kulit subjek melalui tampilan kamera sebelum menunjukkan produk kecantikan yang sesuai untuk dicoba.

“Saya yakin ada orang yang sangat peduli tentang kualitas rambut mereka – jika Anda berpikir bahwa harga pelurus rambut yang bagus harganya sekitar US$90 (atau sekitar Rp1,2 juta), US$200 (atau sekitar Rp2,6 juta) tidak mahal,” kata analis teknologi Caroline Milanesi dari Creative Strategies.

“Saya rasa kita memiliki banyak hal yang perusahaan akan menambah sensor karena mereka bisa melakukannya.”
Teknologi kesehatan dan kecantikan umumnya diketahui sebagai kategori gadget yang belum terbukti, namun kini banyak merek perangkat yang telah berkembang di pasaran.

L’Oreal Hair Coach sudah dikembangkan selama 18 bulan terakhir sebagai kemitraan antara merek Kerastase dan Withings, yang dimiliki oleh mantan pembuat ponsel Nokia.

Sisir ini menggunakan baterai sekali pakai dan tidak memiliki tempat pengisian baterai.

“Untuk mengisi baterai tempatnya terbatas,” kata Balooch.

Ia menambahkan bahwa perangkat ini tahan air tetapi tidak sepenuhnya tahan air dan akan dipasarkan sebagai produk mewah saat diluncurkan akhir tahun ini.(B)