Wednesday, 22 February 2017

Bensin, Cabe,Listrik Naik yang Turun Justru Harga Diri

Jumat, 6 Januari 2017 — 6:20 WIB
naik-lagiiiii

KALI ini pemerintah memberi hadiah Tahun Baru pada rakyatnya, berupa kenaikan harga berbagai komoditas. Bensin, listrik, cabe, sampai STNK naik pula. Yang malah terus menurun justru harga diri, karena praktek korupsi dan main tipu-tipu terus meruyak.

Mulai kemarin harga BBM jenis Pertalite dan Pertamax naik Rp 300,- Harga semula Rp 7.750 per liter, kini menjadi Rp 8.050,- PLN selaku juragan strom juga tak mau ketinggalan. Pelanggan 900 VA (R-1) yang biasanya dapat subsidi, kini dicabut alias akan naik dengan sendirinya. Tapi agar kantong pelanggan tak sampai dilanda stroke, kenaikannya secara bertahap, mulai: 1 Januari 2017, 1 Maret 2017, 1 Mei 2017. Sedangkan mulai 1 Juli 2017 akan disesuaikan bersamaan dengan 12 golongan tarif lainnya yang mengalami penyesuaian tarif tiap bulannya.

Harga cabe juga naik, bahkan secara gila-gilaan. Di Jakarta biasanya sekilo hanya Rp 30.000,- kini melonjak jadi Rp 75.000,- Medan Rp 90.000.- Semarang Rp 100.000,- Yogyakarta Rp 75.000,- Ironisnya, Kementrian Perdagangan tak bisa berbuat apa-apa. Apa lagi Bulog, tak mungkin turun tangan, karena belum pernah ada beritanya ada operasi pasar lombok. Maka untuk sementara, penggemar rasa pedas lalap saja pakai merica.

Tarif STNK juga naik, alasannya sudah 7 tahun tidak pernah naik. Jika itu alasannya, rakyat juga bisa protes. Itu meterai sudah puluhan tahun Rp 6.000,- saja, tidak pernah naik, tapi Kementrian Keuangan kok tak ikut gatel menaikkan?

Suka atau tidak suka, rakyat biasanya hanya menerima. Tak mungkin demo besar-besaran di Monas hanya karena urusan cabe. Jika pinjam istilahnya Cawagub Sylviana Murni, ini ujian buat rakyat. Tapi yang menjadi pertanyaan, sementara harga-harga naik, kok harga diri semakin turun? Buktinya orang kena OTT gara-gara korupsi semakin banyak. – gunarso ts

Terbaru

Lily Sulistyowati, Direktur Pencegahan Penyakit Tidak Menular Kemenkes (ist)
Rabu, 22/02/2017 — 19:53 WIB
Kemenkes: Kanker Sudah Menjadi Ancaman Bagi Anak
Jaksa Agung Prasetyo  (timyadi)
Rabu, 22/02/2017 — 19:06 WIB
Jaksa Agung Berkomentar Lagi Soal Sidang Ahok