Thursday, 15 November 2018

Jokowi: Sektor Pertanian Pintu Masuk Atasi Kemiskinan

Jumat, 6 Januari 2017 — 14:27 WIB
Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

JAKARTA (Pos Kota) –  Presiden Joko Widodo  mengingatkan bahwa pembangunan sektor pertanian merupakan pintu masuk untuk mengatasi masalah kemiskinan. Jokowi  bersyukur karena impor Indonesia terhadap komoditas pertanian berkurang, salah satunya komoditas jagung.

Hal tersebut  disampaikan Jokowi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pembangunan Pertanian, di Jakarta, kemarin.  “Saya ingin mengingatkan lagi kepada kita semuanya bahwa pembangunan sektor pertanian ini adalah pintu masuk untuk mengatasi masalah kemiskinan,” papar kata Kepala Negara.

Menurut Jokowi, masalah kemisknan menjadi  problem kita bertahun-tahun dan juga menekan ketimpangan. “Baik ketimpangan wilayah maupun kesenjangan antara kaya dan miskin. Artinya kita tidak bisa lagi melihat bahwa pembangunan pertanian ini dengan sebelah mata,” terang Jokowi.

Ia mengatakan  sektor pertanian harus dikembangkan menjadi alat rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama. Presiden sempat menyinggung soal angka impor sejumlah komoditas pertanian.

“Kita bersyukur  melihat angka impor yang terus menurun. Komoditas jagung merupakan salah satu di antara yang mengalami pengurangan impor. Ke depan ia juga meyakini bahwa Indonesia mampu untuk melakukan swasembada pangan,” papar Jokowi.

Jokowi mengungkapkan data yang diperoleh dulu impornya 3,2 juta ton. “Data terakhir yang saya terima, impor kita 2016 hanya 900 ribu ton. Anjlok langsung karena pasti ada produksi yang sudah meningkat,” papar Jokowi.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki. (Johara/win)