Sunday, 20 August 2017

Ekstasi Bentuk Doraemon Beredar di Sekolah

Rabu, 11 Januari 2017 — 18:41 WIB
ekstasi

JAKARTA (Pos Kota) – Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar sindikat pengedaran ekstasi berbentuk permen dengan berbagai warna dan bentuk seperti lonceng dan Doraemon. Ekstasi itu diedarkan di sekolah-sekolah dengan sasaran anak-anak.

“Dijual dengan kantong plastik. Karena ada kandungan narkoba sehingga ada halusinasi sehingga jadi addict, jadi ketagihan,” ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, Rabu, (11/1/2017).

Kapolda menambahkan, barang haram tersebut saat ini sudah menyebar ke sekolah terutama di kota-kota besar. Untuk itu, dirinya menghimbau kepada jajarannya untuk mewaspadai peredaran tersebut. ” Banyak masuk ke sekolah. Hampir diseluruh Indonesia terutama di kota-kota besar,” tegasnya.

Direktur Narkoba, Kombes Pol Nico Afinta mengatakan, dalam pembuatannya komplotan tersebut sengaja membuat model yang lucu-lucu. “Kkalau dilihat orang umum atau orang yang tidak mengerti, tidak seperti obat tidak seperti ekstasi,” ucapnya.
Polisi mengamankan tiga orang tersangka yang berperan sebagai pengedar. Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda di Hotel Golden Crown, Taman Sari, Jakarta Barat dan Appartemen Green Bay, Pluit, Jakarta Utara.

“Yang ditangkap ER, P, dan RD. Saat ditangkap RD melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas hingga akhirnya tewas,” bebernya. Dari tangan tersangka polisi mengamankan 24.000 butir ekstasi berbentuk permen. “Harganya Rp15 ribu sampai Rp20 ribu tiap butir, kalau ekstasi kita biasanya per butir. Harga pokoknya segitu,” pungkas Nico.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI, nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup dan paling lama 20 tahun pidana serta denda sedikitnya Rp1 milyar atau paling banyak Rp10 miliar. (Yendhi/us)