Sunday, 20 August 2017

Guru Ngaji Dituduh Dukun Santet Dibunuh di Ladang

Rabu, 11 Januari 2017 — 22:19 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SUKABUMI (Pos Kota) – Mumuh, 65, petani asal Kampung Cilangkop Desa Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ditemukan tewas di ladang dekat rumahnya. Dari hasil autopsi di RSUD Sekarwangi, Rabu (11/1), ditemukan beberapa luka bekas benturan benda tumpul di tubuhnya.

Insiden maut ini diketahui ketika Mumuh pada Selasa (10/1) sore tidak kunjung pulang setelah berangkat bertani ke kebunnya. Keluarga akhirnya menyusul. Naas, Mumuh ditemukan terbujur kaku dengan penuh luka di sekujur tubuhnya, seperti di kepala dan tangannya.

“Korban ditemukan oleh keluarganya di kebun. Diduga memang menjadi korban pembunuhan karena ada banyak bekas luka,” terang Kanit Reskrim Polsek Ciemas Aiptu Suyatno kepada Pos Kota.

Menurut Suyatno, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kematian Mumuh. “Kami masih mengusutnya. Kami tengah memintai keterangan saksi-saksi,” cetusnya.

Sementara itu beberapa hari sebelum terjadinya dugaan pembunuhan, korban sempat menerima ancaman bakal dibunuh oleh orang tak dikenal melalui layanan SMS teleponnya. Ancaman itu lantaran korban dianggap sebagai dukun santet.

“Memang bapak sempat diancam mau dibunuh. Bapak katanya dukun santet. Itu fitnah. Bapak itu petani, guru ngaji, dan pernah mengajar di sekolah madrasah. Kami minta pelakunya segera ditangkap,” ujar anak korban, Darus, 30. (sule)

Terbaru

Buku panduan yang memasang Bendera Merah Putih terbalik (tiga dari kanan atas). (ist)
Minggu, 20/08/2017 — 11:59 WIB
Insiden Gambar Bendera Indonesia Terbalik
Jokowi: Kita Tunggu Permintaan Maaf Malaysia
BP RaNia. (ist)
Minggu, 20/08/2017 — 11:37 WIB
Alexandra Resmi Tinggalkan BP Rania
Direktur Koordinasi Penghimpunan, Komunikasi dan Informasi Zakat Nasional BAZNAS, Arifin Purwakananta bersama pengurus BAZNAS gelar kampanye kurban  di Jakarta,  Minggu (20/8).(Johara)
Minggu, 20/08/2017 — 9:46 WIB
Baznas Kampanye Berkurban di Car Free Day