Monday, 26 June 2017

Menurut Anggota DPR Ini Kenaikan Harga Cabai jangan Dianggap Remeh

Rabu, 11 Januari 2017 — 23:48 WIB
Anggota DPR Herman tinjau Pasar Pal Merah (timyadi)

Anggota DPR Herman tinjau Pasar Pal Merah (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota)- Kenaikan harga pangan saat ini, tidak wajar. Ini merata di hampir semua provinsi di Tanah Air. Ini bukan isu remeh temeh, kata Dr Ir H.E Herman Khaeron, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.

Menurut Herman, tingginya harga cabai merupakan potret kenaikan harga pangan lainnya. Mengacu kepada informasi harga pangan yang dikeluarkan oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN), harga rata-rata pangan strategis nasional meningkat.

Diantaranya: cabai rawit hijau Rp 63.200/kg naik 0,6%; daging sapi kualitas I Rp 118.600/kg atau naik 0,4%; telur ayam ras besar Rp 22.500/kg naik 0,9%; bawang merah ukuran sedang Rp 35.800/kg atau naik 2,2%.

‘’Masalahnya harga pangan yang tinggi ini tidak dinikmati oleh petani sebagai produsen pangan,’’ kata Herman lagi.

Data PIHPSN juga menyebutkan bahwa harga tertinggi terjadi di provinsi yang jauh dari sentra produksi komoditas tersebut. Cabai rawit merah di NTT mencapai Rp 70.850/kg naik 5,9%. Sementara di Papua mencapai Rp 106.900/kg atau naik 2,9% ; sedangkan bawang putih ukuran sedang Rp 49.400/kg dan cabai merah besar di Provinsi Aceh berkisar Rp 43.500/kg, naik 15/5%.

Atas dasar itulah, Herman mengimbau pemerintah segera mencari solusi yang komprehensif mencakup sub sistem agribinis dari budidaya hingga distibusi dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan.(timyadi)