Saturday, 29 April 2017

Ditahan Kejaksaan, AKBP Brotoseno Segera Diadili

Kamis, 12 Januari 2017 — 19:42 WIB
AKBP Brotoseno

AKBP Brotoseno

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung menahan empat tersangka perkara dugaan suap ‎memperlambat penanganan perkara dugaan korupsi cetak sawah di Kalimantan.

Keempat tersangka itu yakni AKBP Brotoseno, ‎Kompol D, pengacara berinisial H, dan perantara berinisial L.‎

Penahanan dilakukan setelah tim penyidik Bareskrim melimpahkan tahap dua (tersangka dan barang bukti) ke Kejaksaan Agung.

“Rabu kemarinsudah kita terima pelimpahan tahap dua empat tersangka dan barang bukti dari Bareskrim Mabes Polri,” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah di Kejaksaan Agung, Kamis (12/1).

Selanjutnya, keempat tersangka dan barang bukti dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan dan dilakukan penahanan, untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jaksel.

Empat tersangka, sebelum ini sudah ditahan di Mabes Polri saat proses penyidikan. Kejaksaan lalu menahan kembali, dalam proses penuntutan.

“Empat tersangka juga kita tahan, tiga tersangka ditahan di Rutan Salemba cabang Kejari Jaksel dan satu tersangka di Rutan Cipinang,” terang Arminsyah.

Pelimpahan tahap dua setelah tim jaksa peneliti menyatakan berkas perkara ke empat tersangka lengkap (P21).

Empat tersangka itu AKBP Brotoseno, Kompol D, pengacara berinisial H, dan perantara berinisial L.

Brotoseno ditetapkan sebagai tersangka bersama Kompol berinisial D. Mereka diduga menerima uang suap Rp 1,9 miliar dari tersangka H melalui perantara tersangka L.

Pengacara H menjanjikan uang Rp 3 miliar untuk memuluskan keinginan memperlambat proses penyidikan kasus cetak sawah tersebut.

Dalam perkara ini, Polri telah menyita uang Rp 1 miliar terkait kasus suap hasil operasi tangkap tangan Tim Saber Pungli Polri ini. Total uang yang disita sebagai barang bukti Rp 2,9 miliar. (ahi)