Sunday, 22 January 2017

Menperin Klaim TKA di Industri Smelter Hanya Bersifat Sementara

Kamis, 12 Januari 2017 — 10:42 WIB
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama (dari kanan) Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana, CEO PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Alexander Barus, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih (ketika kanan) serta Bupati Morowali Anwar Hafid meninjau salah satu pabrik smelter nikel .

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama (dari kanan) Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana, CEO PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Alexander Barus, Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Gati Wibawaningsih (ketika kanan) serta Bupati Morowali Anwar Hafid meninjau salah satu pabrik smelter nikel .

JAKARTA (Pos Kota) – Tenaga Kerja Asing (TKA) di industri smelter bersifat sementara, terutama hanya saat pembangunan proyek. Setelah inftrastrur industri itu jadi, maka TKA berangsur  dikurangi, dan digantikan tenaga kerja lokal Indonesia.

“Pada masa konstruksi, perbandingannya untuk TKI (tennaga kerja Indonesia) 60 persen dan TKA 40 persen. Sedangkan, ketika masa produksi, pada tahun pertama untuk TKI 65 persen dan TKA 35 persen,” ungkap Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto yang pada Rabu (11/1) meninjau perkembangan pembangunan industri smelter nikel dan fasilitas pendukung lainnya di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah.

Setelah masa konstruksi selesai, Airlangga memastikan, TKA tersebut akan pulang ke negaranya dan untuk pekerjaan tahap berikutnya diganti dengan TKI sesuai dengan skill proses pekerjaan selanjutnya. “Jadi TKA tidak bekerja di Indonesia selamanya,” tegasnya. Bahkan, pada tahun kelima perusahaan beroperasi, dipastikan porsi TKI menjadi 85 persen dan TKA 15 persen.

Airlangga menyampaikan, beberapa industri smelter telah bekerja sama dengan Kemenperin dan perguruan tinggi melalui program pelatihan dan pendidikan vokasi. “Dari tahun 2015-2017, Pusdiklat Industri Kemenperin telah menyiapkan SDM sektor industri smelter sebanyak 1.200 orang,” ujarnya.

Selain itu, telah dimulai pembangunan Politeknik Industri Logam Morowali yang memiliki program Diploma III Berbasis Kompetensi dan Akademi Komunitas Industri Logam Bantaeng untuk program Diploma II, yang keduanya memiliki konsep kurikulum link and match dengan industri.

Program Diploma II yang ditawarkan berupa program studi Teknologi Perawatan Mesin, Teknologi Listrik dan Instalasi serta Teknologi Kimia Mineral dengan kapasitas 192 orang per tahun.

Di samping itu, untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di industri pengolahan logam di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara, Kementerian Perindustrian juga menyelenggarakan pendidikan Program D I di Politeknik ATI Makassar yang hingga saat ini telah menghasilkan 293 lulusan.

”Diharapkan ke depannya, interaksi antara para pelaku industri smelter, tenaga kerja dan pemerintah dapat meningkatkan kontribusi industri pada perekonomian nasional yang pada akhirnya meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia,” paparnya.

Kemenperin mencatat terdapat 22 industri smelter yang telah bergabung dengan Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian Indonesia (AP3I) dan 75 persen telah beroperasi secara komersial. Total invetasi smelter tersebut telah mencapai  12 miliar dolar AS  dan menyerap tenaga kerja sebanyak 28.000 orang.

Perkembangan pembangunan smelter dan proses hilirisasi industri bahan dasar mineral merupakan konsekuensi positif dari pemberlakuan UU No. 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara. (Tri/win)

Terbaru

Camat Pamulang, Deden Juardi, bersama Kepala Bidang Kebersihan di DLH Kota Tangsel Yepi Suherman saat menimbang sampah di Bank Sampah Berseri, di RW 03 Kelurahan Bambu Apus. (anton)
Minggu, 22/01/2017 — 8:15 WIB
Sampah Buangan Hasilkan Uang di Pemulang
Sejumlah petugas KPU Kota Tangsel dikawal petugas kepolisian saat menurunkan logistik keperluan Pilgub Banten di gudang penyimpanan. (anton)
Minggu, 22/01/2017 — 7:56 WIB
Dijaga Polisi
903.416 Surat Suara Pilgub Banten Tiba Gudang KPU Tangsel
valencia-kalah
Minggu, 22/01/2017 — 7:40 WIB
Villarreal Takluk dari Valencia 0-2 di Kandang
Trotoar di Jalan Baru Arenjaya yang dikeluhkan warga. (chotim)
Minggu, 22/01/2017 — 7:14 WIB
Jalan dan Trotoar di Arenjaya Bekasi Rusak