Sunday, 28 May 2017

Pajak Sedan Mahal, Mobil Jenis LCGC jadi Primadona

Kamis, 12 Januari 2017 — 6:50 WIB
Foto Daihatsu Sigra-net

Foto Daihatsu Sigra-net

GABUNGAN Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) optimis penjualan mobil pada 2017 naik, mengingat pada tahun 2016 penjualan mobil mencapai target peningkatan sebesar 4 persen.

“Untuk 2017, pasar otomotif diperkirakan akan semakin tumbuh, meski pun kelihatannya belum akan terlalu besar. Kenaikan penjualannya sekitar 50.000 unit, jadi akan mencapai sekitar 1,1 juta unit,” ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, baru-baru ini.

Kendaraan jenis low cost green car (LCGC) menurutnya, tetap akan jadi tulang punggung pasar otomotif dalam negeri. Ini juga menunjukkan Indonesia akan menjadi negara yang besar di kemudian hari. Karena semakin banyak orang yang mengganti sepeda motor mereka dengan kendaraan LCGC sebagai mobil pertamanya.

“Tren mobil SUV (sport utility vehicle) kelihatannya juga akan stabil. Kalau melihat kondisi jalanan di sini yang belum begitu baik, masih banyak yang berlubang dan sering ada genangan air, permintaan akan mobil SUV tetap akan tinggi, terutama dari mereka yang secara ekonomi sudah mapan,” tutur Yohannes.

Yohannes Nangoi juga memprediksi pasar sedan masih akan sulit berkembang. Penyebabnya tidak lain karena pajak yang tinggi untuk mobil sedan yang dikategorikan sebagai barang mewah.

Seperti diketahui, Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk sedan kecil (1.500 cc ke bawah) masih dipatok sebesar 30 persen, sementara mobil penumpang 4×2 seperti MPV (multi purpose vehicle) dengan kapasitas mesin sama terkena PPnBM 10 persen.

Pajak yang tinggi ini pada akhirnya membuat sedan menjadi mahal dan sulit terjual. Gaikindo sudah berulang kali menyampaikan usulannya kepada pemerintah agar pajak tersebut bisa diturunkan.

“Kami akan kaji terus soal pajak ini bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Tapi sepertinya (penurunan pajak sedan kecil) tidak tahun ini,” ujarnya.

Dari data Gaikindo periode Januari – November 2016, sedan hanya terjual 12.802 unit. Kontribusinya tidak sampi dua persen terhadap total pasar kendaraan roda empat yang mencapai 974.972 unit. Dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, kontribusi dari sedan tersebut juga mengalami penurunan.

Sementara itu segmen yang paling tumbuh adalah mobil low cost green car (LCGC) yang mencapai lebih dari 20 persen, terutama berkat kehadiran Toyota Clya dan Daihatsu Sigra. Meskipun data penjualan hingga Desember 2016 belum seluruhnya masuk ke Gaikindo, Yohannes memprediksi kontribusinya dari masing-masing segmen tidak akan jauh berbeda.(tri)