Wednesday, 26 September 2018

Jual Motor Curian Lewat Facebook Dibekuk

Rabu, 18 Januari 2017 — 18:01 WIB
Penjual mobil lewat Facebook dibekuk

Penjual mobil lewat Facebook dibekuk

LAMPUNG (Pos Kota) – Penadah motor bodong yang jual-belinya lewat Facebook ditangkap Tim Tekab 308 Polsek Tanjung Karang Barat (TKB), pada Rabu (18/1).

Kasu ini terungkap ketika Friska kehilangan motor Rabu 11 Januari 2017 di Jalan Imam Bonjol Gang Bukit III Sukajawa Kecamatan TKB . Namun ia menemukan motornya yang hilang diperjualbelikan lewat akun FB.

“Korban lalu lapor ke kami. Kami jebak dan akhirnya pelaku Daniel (30) bisa kami tangkap di Taman Makam Pahlawan Jalan Teuku Umar Kedaton, pada Rabu 18 Januari 2017 sekitar pukul 15.00 WIB, ” kata Kapolsek TKB Kompol Harto Agung.

Tersangka sudah tiga kali melakukan jual beli lewat akun FB. Terakhir, dia berusaha menjual motor Yamaha Mio Sport warna hijau tahun 2010 bernopol BE 8591 PR. Pengakuan tersangka, dia membeli motor tersebut lewat FB dengan harga Rp2,1 juta dan hendak dijualnya Rp 2,3 juta. Saat ditangkap, tersangka berusaha kabur sehingga mendapat tembakan dikaki kanannya.

“Saya dapat motornya lewat FB. Nggak kenal siapa yang punya akun itu. Hanya kenal lewat FB. Ini yang ketiga kali. Jadi tiga motor lewat tiga akun FB yang berbeda. Pertama bisa jual Supra. Kedua jual Suzuki Titan. Semuanya dijual di Bandar Lampung. Selain di Taman Makam Pahlawan, saya jual di Enggal dan Lungsir, ” kata tersangka Daniel.

Tertangkapnya tersangka saat Polsek TKB melakukan pengembangan terhadap akun-akun FB yang melakukan transaksi jual beli motor bodong hasil kejahatan. Apalagi pengakuan dari tersangka, banyak akun FB jual beli motor bodong. Ditambah ada perjanjian antara penadah dan pembeli untuk tidak menyebut asal muasal motor bodong tersebut. Jelas sudah bahwa medsos bukan sekadar ajang sosialisasi tapi sudah jadi media jual beli barang curian.

“Saya paling bilangnya ke pembeli kalau surat motornya hilang. Lagian juga korban ngerti kenapa surat nggak ada karena harganya murah begitu. Yang jelas, saya minta maaf pada semua korban. Saya tobat, ” kata tersangka Daniel warga Jalan Ikan Kakap Teluk Betung.

Tersangka diancam Pasal 480 KUHP dengan hukuman paling lama empat tahun penjara.(Koesma)