Friday, 20 September 2019

Lemkapi Nilai Status Densus 88 Harusnya Sama dengan Korps Lalulintas

Kamis, 19 Januari 2017 — 21:07 WIB
Ketua Peneliti Hukum Penerbangan (Flight Research) Dr Edi Hasibuan, SH, MH.(ist)

Ketua Peneliti Hukum Penerbangan (Flight Research) Dr Edi Hasibuan, SH, MH.(ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menilai sejumlah satuan kerja (satker) di lingkungan kepolisian perlu ditingkatkan menjadi bintang dua. Lemkapi mengkaji satker itu antara lain Densus 88 Polri, Direktorat Air dan Udara serta Direktorat Bimas Polri perlu ditingkatkan segera.

Menurut Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Hasibuan, peningkatan status untuk meningkatkan profesionalisme dan pelayanan polri kepada masyarakat. Bila peningkatan status dari bintang satu ke dua disetujui presiden maka ini berarti sarker-satker itu sejajar dengan Korps Laluluntas Polri. Ini juga otomatis meningkatkan pelayanan polisi, termasuk menambah jumlah personil, juga anggaran dalam satker.

Salah satu yang saat ini terus menjadi kajian Lemkapi adalah belum terpenuhinya jumlah anggota babinkamtibmas di seluruh indonesia. Idealnya, satu desa satu polisi.

“Kami melihat yang terealisir baru sekitar 60 persen jumlah desa yang memiliki anggota babinkamtibmas,” tambah mantan anggota Kompolnas ini, Kamis (19/1/2017).

Edi menilai presiden perlu menyetujui peningkatan status sejumlah satker ini. Ia juga terus menyoroti kinerja Densus 88 Polri yang semakin berat dan dibutuhkan personil besar dan kuat untuk disebar di seluruh daerah.

“Tantangan Polri dalam menghadapi aksi teror akan semakin berat pada masa mendatang,” tambah kandidat doktor ilmu hukum Universitas Borobudur, Jakarta, ini. (yp)