Wednesday, 21 November 2018

Diperiksa Polda, Habib Rizieq Diminta Tak Bawa Massa Sekampung

Jumat, 20 Januari 2017 — 14:32 WIB
Habib Rizieq Sihab, imam besar Front Pembela Islam (rihadin/dok)

Habib Rizieq Sihab, imam besar Front Pembela Islam (rihadin/dok)

JAKARTA (Pos Kota) – Polda Metro Jaya memastikan akan memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, Senin (23/1/2017). Rizieq akan diperiksa atas kasus dugaan fitnah terkait pernyataan dirinya yang menyebut ada logo palu arit dalam lembaran uang kertas Rupiah yang baru dikeluarkan Bank Indonesia (BI).

Berkaitan dengan hal itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menghimbau, agar saat mendatangi Polda Metro Jaya tidak membawa massa sekampung ( dalam jumlah banyak). Jika memang akan membawa massa diharapkan untuk memberikan informasi terlebih dahulu kepada pihak Kepolisian.

“Ya kalau ada pendukungnya mau masuk (Polda) kan ada Standar Operasional Prosedur (SOP). Tidak mungkin ada orang sekampung yang masuk,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (20/1/2017).

Selain mengimbau agar memberi informasi jika ada massa yang akan turun kejalan, Argo juga berharap agar massa bersikap sopan dan mematuhi aturan yang berlaku.

“Misalnya akan membawa massa ke sini, nanti akan memberikan pemberitahuan. Berapa jumlah yang ada. Yang terpenting, kami ada SOP juga di sini. Mau datang ya jangan membawa senjata tajam, barang-barang terlarang jangan dibawa, jangan merusak fasilitas umum,” tegasnya.

Namun, mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut enggan membeberkan terkait apa saja materi pemeriksaan nantinya. “Ya nanti tunggu penyidik. Yang berkaitan dengan di Youtube, gambar palu arit (pemeriksaan),” katanya.

“Ya semuanya yang berkaitan dengan itu (gambar palu arit) akan kita tanyakan semua. Nanti siapa yang upload kita tanya,” pungkasnya. (Yendhi/win)

  • Efendi

    Jika ada masa yang tanpa lapor, berarti demo ilegal, maka Polisi wajib menangkap dan menertibkan mereka yang demo tanpa ijin, sehingga tidak menggangu masyarakat jakarta.

    • An

      Bener bung…