Thursday, 20 September 2018

Anies: Pendidikan di Jakarta Tanggungjawab Bersama

Minggu, 22 Januari 2017 — 11:00 WIB
anies

JAKARTA (Pos Kota) – Masalah pendidikan, dinilai calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai prioritas utama yang akan tumbuh di Jakarta. Karena itu, ia pun berkomitmen agar pendidikan di ibukota menjadi tanggung jawab bersama dan tidak hanya pemerintah.

Untuk menjalankan hal tersebut, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini berencana menyusun sistem pendidikan. Caranya dengan menghubungkan antara keluarga, sekolah dan lingkungan. “Karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan orang tua, tapi juga lingkungan,” ungkap Anies di depan warga Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur.

Ditambahkan Anies, dalam pandangannya, setiap orang memiliki potensi kecerdasan yang relatif sama. Namun yang membedakannya adalah pada kesempatan si anak tersebut. “Jadi, kesempatan ini bukan hanya untuk memperoleh pendidikan, tapi juga memperoleh pendidikan berkualitas dan tuntas,” ujar Anies.

Anies pun memaparkan, bahwa untuk pembangunan pendidikan di Jakarta, dilakukan melalui tiga pendekatan. Pertama dari rumah adalah tanggungjawab dari orang tuanya. Lalu di sekolahnya, kepala sekolah dan gurunya dilatih agar naik mutu dan kualitasnya. “Karena pendidikan jangan dilihat hanya sekolah dan sarana-prasarananya saja tapi juga mutunya,” papar Anies.

Terakhir, kata Anies, pendekatan yang diperlukan di sektor lingkungan, yang dinilai perlu membuat jam belajar 19.00-21.00. Keterlibatan mahasiswa maupun profesional untuk mengajar di kampung-kampung di Jakarta juga sangat dibutuhkan. “Karena itu Kita akan siapkan lingkungan pendidikan bagi generasi penerus di Jakarta untuk belajar,” tukasnya.
(ifand/sir)