Wednesday, 19 September 2018

Habib Rizieq Minta Pemerintah Menarik Uang Baru yang Dikeluarkan BI

Senin, 23 Januari 2017 — 18:24 WIB
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

JAKARTA (Pos Kota) – Selesai dilakukan pemeriksaan, pentolan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Sihab meminta pemerintah untuk menarik uang kertas yang baru dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Pasalnya, uang tersebut memiliki sistem keamanan atau retroverso yang mirip palu arit, lambang PKI yang dilarang di Indonesia.

Rizieq berpendapat sebelum memutuskan logo tersebut Bank Indonesia sebenarnya memiliki banyak pilihan gambar sistem keamanan. Untuk itu dia akan meminta penjelasan kepada pemerintah atas pemilihan logo tersebut.

“Karena itu kita minta pemerintah segera tarik uang kertas baru dari pecahan seribu sampai seratus ribu yang semuanya memberikan persepsi ada logo palu arit PKI di mata uang kertas Indonesia,” kata Habib Rizieq di Polda Metro Jaya, Senin, (23/1/2017).

Selain itu, dia menyebut bahwa selama menjalani pemeriksaan selama empat jam dirinya dicecar 23 pertanyaan tanpa ada tekanan yang dilakukan Kepolisian.

“Pemeriksaannya cukup bagus. Mereka (Polisi) bekerja dengan pertanyaan yang sangat fokus, tanpa tekanan, tanpa paksaan, tanpa intimidasi. Semua berjalan lancar,” ujar Rizieq.

Rizieq diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebagai saksi terlapor atas tuduhan hate speech atau ujaran kebencian. Ini berdasarkan ceramahnya yang diunggah akun resmi FPI yakni FPI TV. (yendhi/yp)