Monday, 24 September 2018

Sambil Menunggu Penampungan

Plt Soni: Korban Kebakaran Pasar Senen Boleh Jualan di Trotoar

Senin, 23 Januari 2017 — 12:55 WIB
Halte dan trotoar sekitar Pasar Senen dijadikan tempat berdagang, pasca kebakaran. (joko)

Halte dan trotoar sekitar Pasar Senen dijadikan tempat berdagang, pasca kebakaran. (joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta memberi toleransi kepada pedagang korban kebakaran eks-Pasar Senen Blok I dan II, Jakarta Pusat.

Selama belum menempati lokasi penampungan, mereka diizinkan berjualan di pinggir Jalan Senen Raya maupun Bungur asal jangan mengganggu lalulintas.

Hal itu dikatakan Plt Gubernur Soni Sumarsono di Balaikota DKI Jakarta, Senin (23/1/2017). “Selama tempat penampungan sementara (TPS) belum jadi, biarkan saja para pedagang berjualan di sekitar kawasan Pasar Senen, yang penting jangan mengganggu lalulintas,” ujar Soni.

Pembangunan TPS antara lain di lantai 1 dan 2 blok V Pasar Senen serta area parkir blok II. “Pengadaan TPS sebanyak 1.700 kios ditargetkan bisa rampung dalam dua bulan ke depan,” papar Soni.

 
Soni memastikan semua pedagang akan mendapatkan tempat penampungan. Pihaknya telah menyiapkan di beberapa lokasi untuk penampungan sementara tersebut. “Para pedagang tidak usah khawatir. Semuanya akan mendapat TPS, tapi mungkin ukurannya tidak seluas sebelumnya,” jelas Soni.

Adapun untuk menunggu pembangunan kembali gedung Blok I dan II yang terbakar pada pekan lalu, kata Soni, tentu butuh waktu beberapa tahun ke depan. “Karena untuk pembangunan gedung pasar tersebut harus melalui proses lelang dan pembangunannya butuh waktu sekitar dua tahun. Jadi, para pedagang harus sabar,” harapnya.
(joko/sir)