Friday, 24 November 2017

Sopir Angkot Bogor Demo Tolak Ojek Online

Senin, 23 Januari 2017 — 16:50 WIB
ojek

BOGOR (Pos Kota) – Aksi demo sopir angkutan kota (Angkot) 08 jurusan Pasar Anyar-Citeureup, Senin (23/1), membuat warga kesulitan saat memulai aktifitas.  Penumpukan penumpang baik di Pasar Anyar, Kota Bogor yang hendak ke Citeureup, Kabupaten Bogor, maupun sebaliknya.

Penumpukan penumpang juga terjadi di beberapa titik yang dilalui angkot. Aksi ratusan sopir angkot ini, sebagai bentuk protes atas keberadaan online yang berdampak pada turunnya pendapatan harian mereka.

Penumpang dalam angkot diminta turun. Angkot yang sudah berkumpul, lalu berkonvoi menuju DLLAJ Kabupaten Bogor di Jalan Raya Bogor-Jakarta.

Seorang nenek yang hendak ke Bogor, terpaksa harus mencari moda transportasi lain, karena diminta turun sopir angkot yang memprotes keberadaan ojek online. “Heiii, turunin semua penumpang daripada elu ada masalah,” teriak sopir angkot kepada ojek online dan bus kota yang sedang membawa penumpang.

Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB pagi ini mendapat pengawalan kepolisian Polres Bogor. Pengakuan Mansur 32, satu sopir angkot 08, aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas maraknya keberadaan ojek online. “Ojek dan taksi online sudah mengambil penumpang 08. Pendapatan kami berkurang,” katanya.

Sopir angkot menghentikan laju motor ojek online yang sedang membawa penumpang saat melintas di lokasi demo. Aritonang 35, satu lagi sopir angkot 08 mendesak Dishub Kabupaten Bogor untuk mengeluarkan izin trayek bagi ojek online. “Kami bayar mahal untuk trayek ini, sudah bayar tapi penumpangnya malah serobot ojek online,”papar Aritonang.

Merasa perjalanannya terganggu dan diturunkan secara paksa di jalan,  sejumlah penumpang dan driver ojek online melawan. “Sopir angkot pada belagu, terus saya kerja gimana kalau kaya gini. Saya naik ojek online juga bayar. Saya butuh cepat sampai dan rasa aman,” ungkap Maryam 31, penumpang online dengan nada kesal. (yopi/win)