Tuesday, 13 November 2018

Walikota Jakpus Minta Sekolah Punya Bank Sampah

Senin, 23 Januari 2017 — 15:02 WIB
Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede.  (ist)

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Wilayah kota Jakarta Pusat terdapat ratusan sekolah, baik negeri maupun swasta yang tersebar di delapan kecamatan. Namun tempat pendidikan mulai dari SD sampai SMA/K tersebut yang memiliki bank sampah ternyata baru 52 sekolahan.

“Jumlah ini sangat minim. Karena target kita, tiap sekolah harus memiliki bank sampah,” ujar Walikota Jakpus Mangara Pardede di kantor walikota kawasan Tanah Abang, Senin (23/1/2017). “Bank sampah terbukti efektif mengurangi kegiatan pembuangan sampah ke TPST Bantar Gebang. Selain itu, keberadaan bank sampah juga memberi nilai tambah kepada warga yang terlibat dalam kegiatan itu.

Bank sampah di bawah binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan DKI Jakarta dibangun di sejumlah wilayah RW, gedung perkantoran, maupun sekolah. Warga bisa menjual sampah jenis kertas/kardus maupun plastik. Kegiatan ini tentu saja mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPST Bantargebang.

Mangara minta kepada Sudin Lingkungan Hidup dan Kebersihan Jakpus bekerja sama dengan Sudin Pendidikan untuk menggalakkan pembangunan bank sampah di sekolah.

“Kepedulian akan kebersihan dan lingkungan harus ditanamkan sejak dini. Sekolah negeri maupun swasta harus memiliki bank sampah,” ujarnya.

Sementara, Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakpus, Marsigit mengatakan, sosialisasi keberadaan dan manfaat bank sampah di sekolah-sekolah sudah dilakukan sejak lama. Akan tetapi, diakuinya memang belum maksimal. “Sebenarnya tidak sulit untuk membuat bank sampah, asalkan memang ada keinginan,” tandasnya. Untuk itu, ia akan mengimbau pihak sekolah untuk merealisasi hal tersebut.

(joko/sir)