Wednesday, 22 November 2017

Ditinggal Kawin, Anak Mantan Kekasih Diculik

Rabu, 25 Januari 2017 — 17:38 WIB
Bocah yang diculik dapat dibebaskan polisi

Bocah yang diculik dapat dibebaskan polisi

JAKARTA (Pos Kota) – Sakit hati karena cinta ditolak, pria mantan kekasih menculik bocah 5 tahun di Rusun Karang Anyer , Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (23/1).
“Namun pelaku dibekuk petugas Resmob Polsek Sawah Besar dan Polres Jakarta Pusat‎. Tersangka kami tangkap di Bogor, Selasa (25/1) pagi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Akta Wijaya.

Kini tersangka AN alias Alex,35, tak berkutik ketika dibekuk petugas. Sedang Farhan Aprilio, korban penculik ditemukan sedang tidur. Anak tersebut sudah diserahkan pada orangtuanya.

Menurut Akta Wijaya, penculikan itu diketahui orang tua bocah Sarimin,36, dan Ny Mellia Silviana,33, ketika mereka mau menjemput putranya dari rumah Ny. Rahayuni, tante si bocah‎ di Rusun Sawah Besar. Betapa kagetnya keduanya mengetahui putranya diculik. Kasus itu lalu dilaporkan ke polisi.

Setelah kembali dari kantor polisi, tiba-tiba saja pelaku penculik menghubungi orangtua si bocah. Pelaku sempat minta duit namun tidak disebut berapa.

Setelah diketahui kalau penelepon itu ternyata mantan kekasihnya 6 tahun yang lalu ibu bocah kembali melapor ke polisi kalau penculik ada di Bogor

Petugas gabungan dari Polsek Sawah Besar dan Polres Metro Jakarta Pusat segera mendatangi tempat tinggal pelaku di kawasan Baranangsia‎ng, Bogor. Berkat kesigapan petugas kepolisian, pelaku diamankan bersama korban.

“Saya bukan menculik Pak, bocah saya bawa kabur dari rumah karena sakit hati dengan ibu si bocah. Bocah ini tadinya akan saya kembalikan jika mantan kekasih saya itu mau minta maaf atas perbuatannya yang menolak cinta saya,” akui tersangka AN alias Alex, di hadapan polisi.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Ridwan R Soplanit,SIK,SH,M.si, menuturkan kalau pelaku adalah mantan kekasih dari orangtua si bocah. Pelaku nekat melakukan itu karena sakit hati pada ibu si bocah, karena nikah dengan pria lain.

“Mungkin ini penyebabnya, bagaimanapun pelaku tetap akan kita proses‎ sesuai dengan pasal 330 KUHP karena tergolong penculikan dengan ancaman pidana,” papar Kapolsek Ridwan didampingi Kanit Reskrim Akta Wijaya.(silaen)