Wednesday, 21 November 2018

Generasi yang Diharapkan

Rabu, 25 Januari 2017 — 5:30 WIB
ngamen

GENERASI muda adalah kekuatan yang bakalan menggantikan generasi tua untuk membangun Indonesia. Begitu pesan Bung Karno, seperti ucapannya yang membangkitkan semangat, bahwa seratus orang tua hanya mampu menggeser Gunung Semeru. Tapi, satu orang muda bisa mengguncang dunia.

Maksudanya, adalah bahwa orang-orang muda yang mempunyai tenaga, pikiran dan ide cemerlang. Pelajari dan gali ilmu pengetahuan di segala bidang. Bidang apa saja, yang mampu membuat mobil, kapal, pesawat terbang, barangkali? Yang ingi mengelola pertanian, mungkin? Silakan!

Itu yang diharapkan Bung Karno. Anak muda harus bisa dan berani membangun dan membela negeri ini. Membela dalam segala bidang, ekonomi dan budaya, dan keamanan.
Ekonomi dibagun dengan kerja keras, jangan cuma minta tolong dari negara lain. Bisa membeli, jadi konsumen, apalgi ngutang. Hemm, kasihan anak cucu naggung beban di kemudian hari.

Budaya juga begitu, lestarikanlah. Jangan sampai diakui atau dikuasai bangsa seberang. Kan nggak enak, kalau nanti golek, wayang kulit dan gamelan dimainkan oleh orang-orang bule?

Negara kesatuan juga harus tetap dipertahankan, jangan sampai ada yang menggangu, dari dalam dan luar negeri. Ini tugas generasi muda untuk menjaga!

Begitu ceritanya. Jadi bukan regenarasi dalam bidang kejahatan? Anak belia jadi begal, merampok, membunuh dan ikutan bikin gerombolan penjahat. Mabok-mabokan, memeras, memalak, memperkosa dan kejahatan lain. Bahkan malas-malasan, kalau lapar menengadahkan tangan, minta pada orang lain. Kalau nggak dikasih marah, dan membuat keributan. Ada juga anak muda yang acuh tak acuh, atau hanya bisa menghabiskan duit orang tuanya untuk foya-foya? Bukan begitu, Bung! –massoes