Monday, 20 November 2017

Karyawan Libur, Kantor Koperasi Pandawa Dipasangi Garis Polisi

Jumat, 27 Januari 2017 — 8:56 WIB
Anggota Polres memasang garis polisi di kantor KSP Pandawa Grup. (dok/angga)

Anggota Polres memasang garis polisi di kantor KSP Pandawa Grup. (dok/angga)

DEPOK (Pos Kota) – Aparat Satreskrim Polresta Depok memasang garis polisi di Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group di Meruyung, Limo, Kota Depok. Seorang petugas keamanan pertokoan, menyebutkan ada enam anggota Polresta Depok mengenakan seragam kaos biru TBC memasang garis polisi.

“Dipasangnya siang hari kok garis polisinya. Selain itu kantornya juga sudah tutup Rabu kemarin,”ujar John Alias Hidayat petugas keamanan kepada poskotanews.com, Jumat (27/1) pagi.

Pemasangan garis polisi tersebut membuat kaget para nasabahnya yang datang ke kantor. “Ada para nasabahnya yang mendatangi kantor Pandawa, setelah melihat garis polisi tidak diduga dan pada kaget semua yang nanya-nanya,”ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan Pos Kota di lokasi, terpampang tempelan selebaran kertas pengumuman kalau kantor diliburkan.

“Isi selembaran tersebut sehubungan dengan persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSP Pandawa Mandiri Group tahun buku 2016 yang rencananya akan diselenggarakan pada 25 Januari 2017, maka dengan hal tersebut kegiatan operasional koperasi diliburkan sampai dengan waktu yg akan ditentukan kemudian,”pungkas John. “Ruko yang juga dijadikan kantor oleh Pandawa tersebut disewa pertahunnya Rp. 90 juta. Dan seharusnya habis pada Mei 2017 nanti. Soal diperpanjang atau tidaknya kurang jelas.”

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho pemasangan garis polisi ada dua perkantoran Pandawa di daerah Meruyung.

“Alasan dipasang garis polisi karena kasus perkara masih berjalan dan masih dalam penyelidikan selain itu menghindari antisipasi tindakan tidak diinginkan oleh nasabah juga ke kantor Pandawa atau bertindak anarkis,”ujarnya saat dikonfirmasi.

Mantan Kanit Pam Obvit Polda Metro Jaya ini menambahkan terkait kasus ini pihaknya sudah memintai keterangan saksi sebanyak 5 orang. “Perkaranya masih berjalan dan masih dalam penyelidikan,”tutupnya.
(angga/sir)