Thursday, 19 September 2019

Korban Tewas Kecelakaan di Jalur Busway Meningkat

Jumat, 27 Januari 2017 — 12:49 WIB
Meski sudah dibuat pembatas yang tinggi, namun masih banyak pengendara yang nekat masuk jalur busway (toga)

Meski sudah dibuat pembatas yang tinggi, namun masih banyak pengendara yang nekat masuk jalur busway (toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan di jalur Bus Transjakarta atau Busway pada tahun 2016, meningkat dibandingkan tahun 2015.  Minimnya kesadaran pengguna jalan serta kurang disiplinnya pengendara disebut menjadi faktor penyebab peningkatan tersebut.

“Hasil analisa dan evaluasi terhadap kejadian laka lantas di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya, khususnya di koridor Busway terjadi trend peningkatan baik dari jumlah kejadian maupun fatalitasnya,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi, Jumat, (27/1/2017).

Dia menjelaskan, pada tahun 2015 ada 23 kasus kecelakaan di jalur Busway dengan korban meninggal sebanyak 3 orang, sedangkan pada tahun 2016 terdapat 96 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 7 orang. “Pada tahun 2015 terdapat 35 korban kecelakaan dengan 3 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 28 orang luka ringan. Sedangkan tahun 2016 ada 47 korban dengan 7 orang meninggal dunia, 5 orang luka berat, dan 35 luka ringan,” katanya.

Untuk itu, dia berharap agar pada tahun 2017 masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara dengan disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada. “Ini akan menjadi perhatian khusus pada tahun 2017, kita berharap ada penurunan angka kecelakaan bahkan kalau bisa jangan sampai lagi ada korban,” kata Budiyanto.

Selanjutnya, pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap para pengendara yang menerobos jalur Busway dan mengerahkan seluruh stake holder untuk selalu mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya tertib saat berkendara. (Yendhi/mb)