Monday, 19 November 2018

Ahok : Pembangunan Waduk Giri Kencana Terkendala Lahan,

Kamis, 2 Februari 2017 — 18:50 WIB
Ahok tinjau pembangunan waduk yang mangkrak

Ahok tinjau pembangunan waduk yang mangkrak

JAKARTA (Pos Kota) – Di sela-sela blusukannya ke wilayah Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, calon Gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sempat meninjau lokasi pembangunan Waduk Giri Kencana, Kamis (2/2/2017). Pembangunan waduk itu terhenti lantaran terkendala pembebasan lahan.

“Ini ada masalah pembebasan lahan saja. Makanya itu yang saya katakan ada permasalahan lahan ini karena ada sengketa juga,” kata Ahok .

Cagub bernomor urut 2 itu menjelaskan, sumber masalah pembebasan lahan karena sengketa kepemilikan tanah. Untuk itu, dia meminta para pemilik lahan agar mengurus sertifikatnya.

“Itulah kenapa kami minta semua orang bersertifikat. Tapi ada masalah BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) pajak gak bisa bayar. Dan untuk itu (BPHTB) kami bebaskan tahun lalu,” ujarnya.

Menurut Ahok, bila ada warga yang menganggap tanahnya sebagai lahan sengketa maka Pemprov DKI akan diuntungkan karena tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli lahan. Namun bila nantinya ada keputusan resmi terkait sengketa tanah itu, Pemprov DKI wajib mengembalikan atau membeli tanah itu.

“Kami langsung pakai, dimanfaatkan sampai keputusan inkrah baru kami kembalikan atau kami beli. Dengan cara ini di Jakarta gak ada lagi pekerjaan taman dan waduk yang terbengkalai. Gak ada lagi calo yang kuasai tanah karena masyarakat bersertifikat akan kami transfer langsung,” ucapnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun mengatakan bila nanti masih dipercaya memimpin Jakarta maka dirinya berjanji akan meneruskan proyek pembangunan waduk itu dan menargetkannya selesai tahun ini.

“Tahun ini kami akan bereskan. Lahannya bebasin dulu. Kan kasihan orang sini. Kalau ini sudah kami beresin semua daerah sini akan selesai‎ (banjirnya),” imbuhnya.

Menurut warga sekitar, proyek pembangunan waduk itu sebenarnya sudah dimulai sejak Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat Gubernur DKI Jakarta. “Malahan, pernah waktu itu, Pak Jokowi blusukan ke sana (waduk) pagi-pagi bersama dua orang staf-nya,” ucap Faizal (33), di sekitar lokasi. (julian)