Friday, 16 November 2018

Baru 75 PO Pindah ke Terminal Pulogebang

Kamis, 2 Februari 2017 — 22:41 WIB
pulogebang

CAKUNG (Pos Kota) -Pasca diulimatum Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, hingga kini, Kamis (2/2) agar pindah, baru 75 Perusahaan Otobus (PO) yang taat dan mau ke terminal Pulogebang. Artinya, 46 PO lain mestinya dicabut izin usahanya bila 3 Februari tak pindah.

Kepala terminal bus Pulogebang, Ismanto mengatakan, sejauh ini, hingga Rabu sore, pihaknya mencatat sudah ada 75 PO yang pindah ke terminal yang dipimpinnya. Angka itu naik lima dibanding laporannya pada Minggu (29/1) lalu. “Kami juga masih mendorong yang lainnya untuk terus masuk ke terminal Pulogebang,” katanya, Kamis (2/2).

Atas pencapaian itu, kata Ismanto, pihaknya hingga kini masih terus melakukan evaluasi. Pihaknya yang dibantu dengan dirjen perhubungan darat, terus meminta awak PO bus untuk menempati terminal bus Pulogebang. “Sosialisasi terus kami lakukan agar mereka mau pindah kesini,” ujarnya.

Ismanto menambahkan, saat ini, dinas perhubungan bersama dirjen perhubungan darat, terus berupaya untuk membujuk PO bus agar pindah. Caranya, dengan menyiapkan bus feeder (pengumpan) diharapkan bisa melayani keterbatasan penumpang yang ada. “Sejauh ini, Transjakarta sudah menerjunkan 26 bus feeder untuk mengantarkan penumpang ke terminal Pulogebang,” tuturnya.

Feeder itu sendiri, kata Ismanto, saat ini menyebar di empat terminal yang ada di Jakarta. Seperti terminal Pasar Minggu, Tanjung Priok, Pinang Ranti dan Lebak Bulus. Hal itu dilakukan setelah terminal tersebut tidak melayani penumpang bus AKAP. (Ifand/us)