Wednesday, 19 September 2018

Komunitas Alumni ITB Dukung Anies-Sandi

Kamis, 2 Februari 2017 — 23:21 WIB
Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama mendeklarasikan dukungan Anies-Sandi

Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama mendeklarasikan dukungan Anies-Sandi

JAKARTA (Pos Kota) – Dukungan untuk pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, terus mengalir. Kali ini, Komunitas Alumni ITB Ganesha Maju Bersama mendeklarasikan dukungan pasangan nomor urut 3 ini di Hotel Sofyan Inn, Kamis (2/1) malam.

Sekjen Ganesha Maju Bersama, Haryadi mengatakan, pihaknya sengaja mendukung pasangan tersebut karena banyak latar belakangi yang dimiliki keduanya. “Pertama Pak Anies itu pemimpin yang mampu menjadikan kata menjadi pemersatu,” katanya, usai membacakan deklarasi, Kamis (2/2) malam.

Kedua, kata Hariyadi, pihaknya menilai Jakarta membutuhkan pemimpin yang tak hanya bisa kerja. Melainkan mampu berkomunikasi dengan seluruh warganya melalui kata-kata. Terlebih, Anies dinilai sebagai sosok pemimpin yang berpihak pada rakyat. “Buktinya, dari semua paslon hanya Anies-Sandi yang menolak reklamasi,” ujarnya.

Ditambahkan Hariyadi, masalah reklamasi memang bukan hanya akan membuat kondisi sosial ekonomi nelayan makin susah. Namun hal tersebut sangat tidak dianjurkan untuk keberlanjutan lingkungan hidup di Jakarta. “Reklamasi itu hanya menguntungkan segelintir orang, namun menyengsarakan banyak pihak,” ungkapnya.

Terakhir, kata Haryadi, pihaknya menilai Anies adalah pemimpin yang cerdas dan mengedepankan proses keilmuan. Sikap yang tidak sembarangan dan bijak dalam mengambil keputusan, yang ada didalam diri mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. “Karena semua yang ada itu, membuat kami mendeklarasikan dukungan ini,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Anies menyampaikan rasa terima kasihnya yang tak terhingga. Pasalnya, dukungan yang diberikan dari alumni ITB, membuat dirinya makin yakin bahwa program yang ditawarkan. “Kami sangat bersyukur dengan dukungan ini agar kami bisa menjalani tantangan yang ada di Jakarta,” ungkap Anies.

Selain itu Anies menilai endukung dari ITB itu juga dinilainya sangat kritis. Hal itu terlihat dari cara mereka membandingkan, mereview, dan memperhatikan, sebelum mengambil keputusan termasuk mengadakan penelitian terhadap reklamasi. “Intinya bagi kita keadilan(tentang reklamasi), bahwa Jakarta ini milik semua jangan sampai hanya sebagian kecil orang saja,” ungkap Anies. (Ifand)