Sunday, 17 December 2017

Istri Lama Cuti Ranjang Ketangkap di Hotel

Jumat, 3 Februari 2017 — 6:20 WIB
gere

PANTESAN Rini, 29, tega berlama-lama “cuti ranjang” untuk suami, nggak tahunya punya PIL. Fadli, 40, sebagai suami baru tahu ketika baca SMS di HP istrinya. Diam-diam membuntuti. Ternyata betul, Fadli menemukan istrinya kencan dengan Zonk, 27, di kamar hotel. Polisi pun ikut repot mengurusnya.

Cuti kampanye sebagaimana Ahok – Jarot, dimanfaatkan untuk blusukan ke kampung-kampung untuk menghimpun suara, dan pada gilirannya nanti akan mencoblos gamar paslon tersebut di bilik suara. Tapi kalau cuti ranjang? Ternyata itu juga bisa dimangfaatkan untuk blusukan di hotel ketemu dengan PIL-nya. Di sini juga peristiwa coblosan, tapi bukan tanggal 15 Februari 2017, melainkan kapan saja asal berminat dan timingnya tepat!

Fadli warga Tembung, Medan ini merupakan korban “cuti ranjang” istri tercinta, Rini. Mereka menikah enam tahun lalu, ketika Fadli dalam status duda dua anak. Setelah menikahi Rini, tambah lagi dua putra sebagai hasil kerjasama nirlaba. Dengan tambah 2 anak, mestinya cinta kasih suami istri ini semakin mantap, sehingga rumahtangganya bisa tata tentrem slamet raharjo.

Yang terjadi justru sebaliknya, pada usia ke-6 perkawinan mereka, Rini menunjukkan gejala-gejala aneh. Meski tidur seranjang dengan suami, tapi dia tak memenuhi hak suami atau kewajiban dia sebagai istri. Bila suami minta ML, alasannya macem-macem. Kalau tidak capek juga beralasan sedang lampu merah. Fadli memang tak tega untuk bilang, “Tunjukkan merahmu!”, karena istri memang bukan iklan Gudang Garam.

Hampir setahun ini setiap di rumah boleh dikata Fadli hanya bengong, sebab tak ada kegiatan yang dinanti-nanti. Iseng banget rasanya. Mau membaca, dia tidak hobi. Jadi akhirnya dia hanya mengisi kesibukan main WA-nan bersama grupnya.

Sekali waktu Rini pergi tapi HP ketinggalan di rumah. Iseng-iseng dia membuka isinya, lho kok ditemukan SMS mencurigakan. Di situ ada ajakan kencan di hotel besok tanggal sekian. Ngapain ngajak kencan dengan bini orang, jika tidak untuk berbuat hil-hil yang mustahal. “Pantesan betah cuti, karena sudah punya PIL,” kata batin Fadli.

Penasaran dengan SMS tersebut, diam-diam Fadli membuntuti istrinya, sesuai dengan jadwal dalam SMS. Ternyata betul, di hari H itu ternyata Rini menuju ke hotel Citra di Jalan Letda Suyono. Tak lama kemudian bersama seorang lelaki masuk chek in. Tentu saja dada Fadli mengkab-mengkab dibuatnya. Tapi dia mencoba bersabar.

Fadli lalu menghubungi resepsionis, menanyakan Rini chek ini di kamar berapa dan dengan siapa. Berdasarkan catatan, ternyata teman lelaki itu mengaku bernama Zonk, sesuai dengan KTP-nya. Fadli pun segera menelepon sejumlah temannya, untuk menemani penggerebekan. “Tapi jangan banyak-banyak dan jangan bawa atribut, nanti bikin macet jalan.” Kata Fadli lewat HP.

Diantar satpam hotel, ditunjukkanlah kamar Rini-Zonk itu. Begitu pintu dibuka, alangkah kagetnya Rini, karena yang mengetuk pintu adalah suami sendiri. Bersama Zonk selingkuhannya tak bisa berkutik ketika dibawa ke polisi. Ketika itu keduanya memang masih berpakaian lengkap. Agaknya baru mau pemanasan keburu digedor pintu kamarnya.

Kok dipanasi, memangnya mesin mobil? (JPNN/Gunarso TS)