Thursday, 20 September 2018

Semakin Panjang Keluhan Pedagang, Pasca-Pasar Senen Terbakar

Sabtu, 4 Februari 2017 — 8:26 WIB
Sebagian pedagang pakaian berjualan di pinggir Jl Raya Senen, Jakpus. (Joko)

Sebagian pedagang pakaian berjualan di pinggir Jl Raya Senen, Jakpus. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Ratusan pedagang bekas korban kebakaran gedung Blok I dan II Pasar Senen mengeluh. Awalnya sebagian dari mereka dijanjikan oleh PD Pembangunan Jaya akan ditampung sementara di bekas area parkir, namun kebijakan terakhir ternyata mereka akan direlokasi ke selasar proyek Blok III bergiliran tempat dengan pedagang kue subuh.

Perubahan relokasi itu membuat pedagang yang umumnya berjualan pakaian bekas menjadi puyeng. Mereka melakukan protes terhadap pengelola pasar yakni PD Pembangunan Jaya, Walikota Jakarta Pusat, maupun Pemprov DKI Jakarta.

Adapun salah satu protes antara lain dikirimkan lewat SMS ke redaksi Pos Kota. Protes itu dimuat pada rubrik Aspirasi Warga Jakarta pekan lalu. “PD Pembangunan Jaya harus menepati janji untuk memfasilitasi tempat penampungan sementara di bekas area parkir blok I dan II. Kami tidak mau kalau harus bergantian tempat dalam dua shift dengan pedagang Pasar Kue Subuh,” tulis pengguna ponsel 081295952xxx.

Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono menyatakan pada prinsipnya, pemerintah berupaya menyiapkan tempat penampungan terbaik bagi pedagang korban kebakaran tersebut. “Saya akan cek dulu kepada Pembangunan Jaya maupun PD Pasar Jaya, apakah benar kebijakannya seperti itu,” katanya di Balaikota.

Berdasarkan pantauan lapangan, ratusan pedagang pakaian hingga kini masih berjualan di bahu jalan, trotoar maupun halte di Jalan Raya Pasar Senen sampai Jalan Stasiun Senen. Mereka menggelar lapak seadanya di lokasi sarana umum karena belum mendapatkan tempat penampungan.

Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta memberikan toleransi kepada para pedagang untuk berjualan di tempat itu sampai selesainya persiapan tempat penampungan sementara. Sebagian pedagang akan ditampung di lantai satu dan dua Blok V dan sebagian lagi di bekas area parkir. Namun khususnya yang terakhir akan dipindah ke selasar gedung di area Pasar Kue Subuh. (Joko)