Monday, 24 September 2018

Penghuni Rusunawa Wajib Gunakan Absensi Elektronik

Selasa, 7 Februari 2017 — 7:24 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono tengah menyaksikan penggunaan ebsensi elektronik oleh penghuni  Rusunawa Pesakih, Jakbar. (tarta)

Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono tengah menyaksikan penggunaan ebsensi elektronik oleh penghuni Rusunawa Pesakih, Jakbar. (tarta)

JAKARTA (Pos Kota) – Penghuni rumah susun sewa (rusunawa) di DKI Jakarta diwajibkan melakukan absensi elektronik dengan kartu Jakarta One yang disediakan Bank DKI. Penggunaan absensi bagi penghuni rusun tersebut dalam upaya mendata profil penghuninya.

“Absensi berguna untuk mengetahui dan memastikan penghuni yang berhak menghuni rusunawa,” jelas Plt Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono saat meresmikan implementasi absensi elektronik di lingkungan Rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat (Jakbar), Senin (6/2). Hadir Walikota Jakbar, HM Anas Efendi dan pejabat lainnya.

Dirut Bank DKI, Kresno Sediarsi menambahkan program absensi elektronik di rusunawa telah diimplementasikan sejak Agustus 2016. Hingga saat ini penghuni rusunawa yang telah melakukan registrasi absensi elektronik 9.459 orang dari total 13.731 penghuni yang sudah memiliki kartu Jakarta One (kartu rusun) di 23 rusunawa di DKI.

Dikatakan, bagi penghuni rusun yang belum melakukan registrasi segera mendaftar. Karena dengan mengikuti absensi, penghuni rusunawa memiliki akses berbagai kebijakan publik dan pelayanan Pemprov DKI. “Kartu ini bisa dipergunakan untuk naik busway gratis dan subsidi pangan murah,” ujar Kresno.

Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPR dan KP) DKI, Arifin, mengatakan setiap penghuni rusunawa wajib melakukan absensi elektronik. Mekanisme absensi akan dilakukan setelah semua penghuni rusunawa mendapatkan kartu Jakarta One. “Kami ingin semua penghuni terdata dan memiliki kartu Jakarta One. Ini akan diberikan Bank DKI, secara bertahap,” katanya. (tarta)