Saturday, 21 July 2018

Plesiran, Anggoro Dipindah dari Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur

Selasa, 7 Februari 2017 — 21:04 WIB
anggorohuk

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Hukum dan HAM sudah memindahkan terpidana kasus korupsi proyek pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementrian  Kehutanan dan Lingkungan Hidup   2007, Anggoro Widjojo ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, menyusul plesiran dari Lapas Sukamiskin.

“Aggoro sudah dipindah ke Sindur (Senin) jam 4 pagi dini hari.  Yang dua lain, kan dikosongkan dulu ruangannya, jadi (lapas) Sukamiskin akan kami perbaiki. Nanti akan dipindah juga,” kata Menkumhan Yasonna H Laoly di Jakarta, Selasa (7/2).

Anggoro adik kandung koruptor Anggodo diketahui telah beberapa kali ‘menyelundup’ keluar dari Lapas Sukamiskin,  Bandung,  Jabar ke sebuah apartamen tidak jauh dari Sukamiskin,  dengan dalih ingin beribat ke rumah sakit.

Yasonna menjelaskan mengapa baru terpidana lima tahun Anggoro yang dipindah ke Lapas Gunung Sindur,  karena ruangnya belum cukup sehingga garus diperbaiki dahulu. “Tentu,  setelah itu akan disusul berikutnya,” katanya.

Seperti diketahui,  selain Anggoro turut berplesiran adalah,  Romy Hertin dan istri Masyitoh pergi ke Palembang,  Oktober 2016. Lalu,  Luthfie Hasan Ishaaq dan M.  Nazaruddin.

Pada bagian lain, Yasonna menyatakan pihaknya tengah memeriksa Kalapas Sukamiskin Dedi Handoko terkait dengan plesiran para narapidsna tersebut. “Dedi  diperiksa dulu. Ada yang mengatakan bahwa dia terlalu keras, mungkin anggotanya yang memainkan karena dia kan didemo berkali-kali karena dia keras.”

Dia melanjutkan dirinya akan mengambil tindakan tegas dan memindahkan mereka yang terbukti terkait dengan kasus tersebut. (ahi/win)