Monday, 11 December 2017

KPK Klarifikasi Penjualan Tanah di Cirebon

Rabu, 8 Februari 2017 — 17:19 WIB
kpk

CIREBON (Pos Kota)- Tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun ke Kota Cirebon, Jawa Barat untuk mengklarifikasi terkait persoalan penjualan tanah yang mengandung kontroversi.

Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon dimintai keterangan, termasuk diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Drs Asep Dedi.

Sekda Kota Cirebon yang dikonfirmasi membenarkan jika dirinya didatangi oleh dua orang dari KPK di ruangannya. “Memang benar beberapa waktu lalu ada orang dari KPK. Dan tidak lama pertemuannya,” tutur mantan Kepala Dinas DPPKAD ini.

Sekda juga mengungkapkan, ada beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan itu. Satu diantaranya yakni menyangkut tanah di Jalan Cipto MK. “Sifatnya hanya klarifikasi saja,” katanya tanpa mau metinci secara detail klarifikasi yang dimaksud.

Informasi yang dipetoleh, selain mendatangi Sekda Kota Cirebon, tim KPK juga meminta keterangan pejabat di lingkungan PD Pembangunan. Bahkan bagian (juru, red) ukur di Badan Pertanahan Kota Cirebon juga sudah diperiksa.

Dilain pihak Direktur Utama PD Pembangunan Kota Cirebon, Panji Amiarsa SH mengakui memang bertemu dengan tim KPK. Tapi menurutnya bukan dalam rangka status penyelidikan melainkan hanya sebatas permintaan informasi.

Kasus tersebut bermula dari penjualan sebidang tanah seluas 1770 meterpersegi (m2) di Jalan Cipto Mangungkusumo Kota Cirebon. Penjualan tanah yang berada di jalur strategis itu dilakukan melalui PD Pembangunan hanya saja alam pelaksanaannya didugĂ  banyak kejanggalan.

PD Pembangunan dikabarkan mendapatkan kompensasi sebesar Rp 4 miliar, nilai angka yang sangat kecil untuk ukuran luas tanah tersebut. Reaksi masyarakat pun bermunculan bahkan mahasiswa di Kota Cirebon melakukan aksi unjukrasa terkait dengan persoalan tersebut.(darman)