Thursday, 21 September 2017

SAY HELLO ATAU HORAS ?

Rabu, 8 Februari 2017 — 5:21 WIB

“PILKADA DKI kali ini cukup ramai dan panas,” kata Lukman sambil meletakkan koran.

“Pantas, namanya ibukota,” kataku.

“Ya, tapi pilkada yang lalu adem-adem saja,” kata Lukman.

“Kali ini calonnya 3 orang, diusung mantan presiden dan mantan calon presiden,” kataku.

“Betul. Ahok didukung Megawati, Agus didukung SBY dan Anies didukung Prabowo. Hawa pilpres yang lalu terasa kental pada Pilkada DKI 2017. Maka itu Pilkada DKI ini jadi perhatian khusus,” kata Lukman.

“Ya dong. Mereka tentu tak mau kalah. Diatas angin, Ahok, dia petahana, didukung Megawati dan pernah jadi wakilnya Jokowi ketika Jokowi menjadi Gubernur DKI,” kataku.

“Cuma dia ada masalah. Sekarang sedang diadili soal penistaan agama. Yang lagi ramai sekarang soal penyadapan pembicaraan Ketua MUI dengan SBY. Ahok sama pengacaranya yang ungkapkan itu di pengadilan,” kata Soleh.

“Kalau soal penyadapan ini diperpanjang, bisa tambah ramai lagi. Kan nggak sembarangan penyadapan dilakukan,” kata Lukman.

“Katanya SBY ingin bertemu Jokowi menjelaskan beberapa hal yang berkembang. Tapi katanya merasa dihalangi,” kataku.

“Katanya belum ada permintaan dari SBY. Jokowi siap jika ada permintaan,” kata Lukman.

“Waktu dengan Megawati, BJ Habibie dan Prabowo ada permintaannya?” tanya Soleh.

“Tak tahu aku. Tapi apa iya harus ada permintaan. Kan bisa saja lewat telepon,” jawabku.

“Kalau mau, rasanya nggak sulit-sulit kali,” kata Lukman.

“Cuma kita yang jadi bingung ini,” kata Soleh.

“Apa yang dibingungkan,” desak Lukman.

“Ya, kapan gaduh-gaduh ini cepat selesai,” kata Soleh.

“Ya kan Ahok sedang diadili, kita harapkan bisa jadi tenang,” kata Lukman.

“Bagaimana bisa selesai kalau ucapannya ada yang bikin masalah lagi, itu soal KH Ma’ruf Amin,” kata Soleh.

“Ahok katanya mau minta maaf. Supaya jangan tambah panas, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan bersama Kapolda Metro dan Pangdam Jaya sudah datang ke rumah Ma’ruf Amin,” kataku.

“Tapi kata jubir presiden Johan Budi, Luhut datang untuk say hello,” kata Soleh.

“Bukan say hello kali tapi say horas,” potong Lukman.

“Aku juga mau say hello, mau menghadiri Hari Pers Nasional 9 Februari di Ambon. Mudah-mudahan bisa jumpa Jokowi,” kataku sambil meninggalkan mereka. (lubis1209@gmail.com.)