Sunday, 18 November 2018

Pelindo IV Tandatangani MOU di Ambon

Kamis, 9 Februari 2017 — 9:00 WIB
Menko Maritim Luhut B Panjaitan dan Menhub Budi Karya Sumadi menyaksikan MoU Pelindo IV dengan Pemda Provinsi Maluku Utara dan Ghent Port Company. (ist)

Menko Maritim Luhut B Panjaitan dan Menhub Budi Karya Sumadi menyaksikan MoU Pelindo IV dengan Pemda Provinsi Maluku Utara dan Ghent Port Company. (ist)

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Ghent Port Company dan Pemerintah Provinsi Maluku di Ambon.

MoU dengan Ghent Port Company mengenai Pengembangan Pelabuhan dan Kerjasama Perdagangan di Indonesia Timur. Sedangkan dengan Pemerintah Provinsi Maluku Nota Kesepahaman tentang Pembangunan Pelabuhan Petikemas dan Perikanan Terpadu Waai-Tulehu di Provinsi Maluku dan Ekspor Langsung atau Direct Export dari Pelabuhan Ambon.

Nota kesepahaman tersebut masing-masing ditandatangani oleh Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung dan Managing Director Ghent Port Company, D. Schalk dan Gubernur Maluku Said Assagaff di Universitas Pattimura Ambon disaksikan Menko Maritim Luhut Panjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam MoU dengan Ghent Port Company, kedua belah pihak berkeinginan untuk mengembangkan kerjasama dalam pengembangan pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo IV, mengembangkan sumber daya manusia di pelabuhan dan melakukan perdagangan, terutama perdagangan mengenai hasil pertanian dalam bentuk curah seperti minyak kelapa, kayu dan lain-lain, antara pelabuhan di Indonesia Timur dan Pelabuhan Ghent.

Direktur Utama PT Pelindo IV (Persero), Doso Agung mengatakan dalam MoU yang berlaku selama 1 tahun ini, pihaknya bersama pihak Pelabuhan Ghent atau Port of Ghent (PoG) secara bersama-sama akan menyusun rencana kerjasama untuk menciptakan sinergi bisnis.

“Kami akan saling bertukar perkembangan dan peluang bisnis ekonomis dan strategis yang relevan bagi kedua perusahaan,” ujar Doso disela-sela penandatanganan.

Selain itu, MoU ini bertujuan untuk saling bekerja sama dan memberikan bantuan terkait pengembangan dan pengoperasian pelabuhan serta perdagangan internasional, termasuk pengembangan sumber daya manusia yang terkait dengan hal-hal tersebut.

DENGAN PROVINSI MALUKU

Sementara itu, MoU dengan Provinsi Maluku dikatakan Doso Agung untuk mendukung kelancaran distribusi logistik atau barang kebutuhan masyarakat. Serta optimalisasi pemanfaatan aset yang dimiliki Pelindo IV dan Pemprov Maluku,” kata Doso Agung.

“Kita tengah melakukan inventarisasi terkait potensi kargo yang dapat dikonsolidasikan untuk angkutan langsung dari Pelabuhan Ambon ke luar negeri atau direct export,” jelas Doso Agung

Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV Baharuddin M. menambahkan Nota Kesepahaman ini ditandatangani karena kedua belah pihak berkeinginan untuk membangun kolaborasi sinergitas.

Khususnya untuk JPB agar membagi dan menyalurkan pengalaman dan keahliannya dalam Manajemen dan Operasional Pelabuhan melalui Johor Port Skilled Centre (JPSC), untuk program peningkatan kompetensi untuk semua pelabuhan-pelabuhan di bawah Pelindo IV sesuai syarat dan ketentuan sebagaimana tertuang dalam studi proyek pada pelayanan logistik dalam lingkungan pelabuhan.

Adapun, program pelatihan Manajemen dan Operasional yang diinginkan pihak Pelindo IV yaitu, Manajemen Petikemas dan Terminal Konvensional termasuk Terminal Curah, Operator Crane dan Training Peralatan Pelabuhan, Training Peralatan Mekanik, Training Pemeliharaan Peratalan, Konsultasi Sistem Information and Communication Technology (ICT) Pelabuhan, serta Keamanan Pelabuhan.

(dwi/sir)