Monday, 24 September 2018

Hari Pertama Masa Tenang, 53.668 Alat Peraga Kampanye Dicopot

Minggu, 12 Februari 2017 — 22:42 WIB
Penertiban alat peraga kampanye oleh Satpol PP.

Penertiban alat peraga kampanye oleh Satpol PP.

JAKARTA (Pos Kota) – Memasuki masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta gencar menertibkan berbagai atribut dan alat peraga kampanye. Tercatat sudah 53.668 alat peraga kampanye yang sudah dibersihkan dan dicopot.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Jupan Royter mengatakan, penertiban puluhan ribu alat peraga kampanye itu dilakukan di seluruh wilayah DKI Jakarta. “Termasuk Kabupaten Kepulauan Seribu dan lima wilayah kota, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara,” katanya melalui telepon kepada Poskotanews, Minggu (12/2/2017) malam.

Rinciannya, dia memaparkan, meliputi bendera sebanyak 6.770, spanduk 10.237, kepingan 14.481, banner 20.387, reklame 717, baliho 266, dan umbul-umbul 810. “Penertiban dilakukan oleh hampir semua anggota, yang jumlahnya sekitar 4 ribuan,” imbuhnya.

Bukan cuma atribut terkait Pilkada, menurutnya, penertiban juga dilakukan terhadap spanduk, bendera maupun reklame yang dipasang secara liar dan mengganggu keindahan kota. “Termasuk juga spanduk-spanduk maupun tempelan-tempelan yang sifatnya provokatif,” ujarnya.

Jupan mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam menertibkan alat peraga kampanye. Kecuali, hujan yang terus mengguyur ibukota.

“Selanjutnya, hasil penertiban kami simpan sementara di gudang di kawasan Cakung. Dan petugas kami masih terus menyisir atribut dan alat peraga kampanye yang masih terpasang atau menempel, kecuali di posko masing-masing tim pemenangan pasangan calon,” tutupnya.

Masa tenang Pilkada DKI Jakarta 2017 berlangsung mulai Minggu (12/2/2017) hingga Selasa (14/2/2017). Pemungutan suara atau pencoblosan akan dilaksanakan pada Rabu (15/2/2017).

Pilkada DKI Jakarta 2017 diikuti tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Yaitu paslon nomor pemilihan 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, paslon nomor pemilihan 2 (petahana) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan paslon nomor pemilihan 3 Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. (julian)