Friday, 23 June 2017

Jangan Nodai Pilkada Jakarta dengan Kampanye Hitam

Senin, 13 Februari 2017 — 5:24 WIB

JAKARTA memasuki masa tenang Pilkada. Dalam kurun waktu 12-14 Februari, seyogyanya kita semua, tak hanya aparat dan para pasangan calon (paslon) serta pendukungnya, bisa menjaga suasana Ibukota tetap kondusif.

Terpenting di masa tenang ini adalah seluruh pihak mampu meningkatkan kewaspadaan, menahan diri dengan tidak melakukan tindakan, ucapan atau pernyataan bersifat provokatif.

Ditemukannya tumpukan selebaran di sebuah rumah di kawasan Kebon Jeruk, Jakbar, yang berisi hasutan terhadap salah satu pasangan calon peserta Pilkada DKI, seperti diungkap Ketua Panwaslu, Puadi, Minggu (12/2), sungguh membuat kita prihatin.

Praktik kampanye hitam dan money politics atau politik uang adalah dua hal yang patut diwaspadai oleh masyarakat. Keduanya sama-sama merusak nilai-nilai demokrasi. Pelakunya bisa dipastikan adalah pihak yang tidak siap kalah dalam Pilkada ini.

Atas kasus ini, kita mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas. Jangan hanya menangkap pengedarnya di lapangan, tetapi juga meringkus siapa dalang di balik penyebaran kampanye hitam tersebut.

Kita yakin, masyarakat Jakarta saat ini sudah sangat cerdas sehingga bisa memilah berita-berita atau informasi yang benar atau hoax (bohong). Masyarakat Ibukota juga sudah sangat menyadari dan tak akan tergiur money politics. Apa artinya uang Rp50 ribu atau Rp100 ribu jika dampaknya buruk bagi kota Jakarta selama 5 tahun ke depan.

Dengan mengungkap tuntas setiap pelanggaran Pilkada dan memproses hukum pelakunya, kita berharap ada efek jera buat pihak-pihak yang ingin mencederai demokrasi.

Kita menginginkan Jakarta mendapatkan pemimpin yang terbaik. Dan, pemimpin yang diidam-idamkan masyarakat Ibukota tidak lahir dari proses yang kotor dan menghalalkan segala cara. Pemimpin Jakarta harus berasal dari Pilkada yang bersih dan jujur. ^^

Terbaru

Dr. Azizah MA
Sabtu, 24/06/2017 — 2:00 WIB
Puasa Melatih Kesabaran
syiar
Sabtu, 24/06/2017 — 1:30 WIB
Ied dan Syiar
Arus Lalulintas di Kaligangsa menuju tol fungsional. (ist)
Jumat, 23/06/2017 — 23:20 WIB
Kapolri: Brexit Lancar, Problemnya di Rest Area