Wednesday, 14 November 2018

Kebayoran Lama Terima Empat Germor untuk Perangi Sampah

Senin, 13 Februari 2017 — 13:03 WIB
Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali (kanan) menyerahkan germor ke Lurah Pondok Pinang, Hendi Nopriyadi dari pengadaan Sudin Lingkungan Hidup Jaksel tahun anggaran 2016. (Rachmi)

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali (kanan) menyerahkan germor ke Lurah Pondok Pinang, Hendi Nopriyadi dari pengadaan Sudin Lingkungan Hidup Jaksel tahun anggaran 2016. (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Volume sampah di Kecamatan Kebayotan Lama, Jakarta Selatan, kini mencapai sekitar 600 meter kubik (M3) per hari. Untuk mengoptimalkan pengangkutan sampah terutama di permukiman warga, idealnya dibutuhkan 1 gerobak motor (germor) di setiap RW.

“Di Kebayoran Lama ada 77 RW, kami berharap seluruh RW kelak memiliki satu unit germor sehingga pengangkutan sampah dapat optimal khususnya di gang-gang,” kata Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali didampingi Sekretaris Camat Kebayoran Lama, Habib Asy’ari, Senin (13/2).

Sayid mengatakan hal tersebut saat menerima 4 germor dari Kasudin Lingkungan Hidup (LH) Jaksel diwakili Syarifudin, Kepala Seksi LH kecamatan setempat.

Keempat germor yang merupakan pengadaan Sudin LH Jaksel tahun anggaran 2016 ini diprioritaskan untuk Kelurahan¬†Grogol Utara, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama Selatan dan Pondok Pinang. “Empat kelurahan yang hari ini menerima satu unit germor, sebelumnya memiliki germor tapi kondisinya rusak berat,” lanjut Sayid.

Sementara germor di Kelurahan Cipulir dan Grogol Selatan masih layak pakai. Meski begitu Sayid berharap kedua kelurahan ini juga segera bisa diperkuat germor baru.

Syarifudin, Kasatpel LH Kecamatan Kebayoran Lama menambahkan di wilayahnya kini mempunyai 11 unit germor meliputi 8 unit di tingkat kelurahan dan 3 unit di Satpel. Adapun truk pengangkutan sampah berkisar 37 unit.

“Keberadaan germor semakin penting untuk mengangkut sampah-sampah yang tidak terlayani truk sampah sehingga jangan sampai ada sampah berceceran ataupun tumpukan sampah di satu kawasan,” ungkapnya. (Rachmi/win)