Saturday, 26 May 2018

Walikota Depok Larang Perayaan Valentine Day

Selasa, 14 Februari 2017 — 1:37 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Walikota Depok mengimbau kalangan remaja terutama pelajar agar tak ikut-ikutan merayakan budaya barat seperti Valentine Day 14 Februari.

“Masih banyak kegiatan yang lebih postif untuk remaja jadi jangan ikut-ikutan merayakan budaya barat seperti valentine day,” kata Walikota Muhammad Idirs, Senin (13/2).

Saya sudah membuat larangan berupa imbauan melalui surat edaran ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok yang ditujukan ke seluruh sekolah yang ada di Kota Depok mulai SDN, SMPN, SMAN, SMKN dan sekolah swasta lainnya agar tak melakukan kegiatan perayaan valentine day yang jatuh setiap tanggal 14 Pebruari.

Salah satu isinya adalah larangan merayakan hari tersebut, karena kegiatan itu bukan hudaya dan tradisi Indonesia dan tak sesuai dengan norma agama maupun sosial yang ada di masyarakat. Mendingan pelajar atau remaja itu belajar dengan rajin, membaca buku, beribadah, membaca Al Quran, zhikir dan lainnya yang bermanfaat.

“Yang jelas kegiatan itu tak sesuai dengan budaya, etika dan idiologi Bangsa Indonesia,” tuturnya. (anton)

  • Herman Yaputra

    Dasar kampungan. Suka suka gua lah.

  • Iknasia Wardhani

    semakin dilarang semakin berontak pak. Saran aja diberi panduan aja dan diarahkan. Kasih sayang adalah universal, lintas agama maupun budaya. Setiap haripun kita harus melaluinya denga kasih sayang terhadap keluarga, saudara, teman, ataupun lawan