Saturday, 22 July 2017

Industri Petrokimia Penuhi Bahan Baku Komponen Otomotif

Kamis, 16 Februari 2017 — 0:07 WIB
Toyota Yaris

Toyota Yaris

INDUSTRI petrokimia dalam negeri melakukan terobosan baru dengan memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan komponen industri otomotif.

Dalam hal ini, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) mulai memasok resin polypropylene impact copolymer untuk PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang akan diaplikasikan pada mobil Toyota Vios dan Yaris.

“Hal ini sejalan dengan langkah Kementerian Perindustrian untuk memperdalam struktur industri nasional agar rantai nilai dari sektor hulu sampai hilir semakin kuat sehingga dapat mengurangi ketergantungan bahan baku impor,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Peluncuran Produk Material Lokal Polypropylene Impact Copolymer untuk mendukung industri otomotif nasional di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1).

Menurut Menperin, kerja sama antara TMMIN dengan CAP ini akan mendorong pertumbuhan industri komponen kendaraan di dalam negeri. “Secara nasional, saat ini terdapat sekitar 1.500 perusahaan komponen otomotif di Indonesia yang terbagi dalam tier 1 sampai 3,” ujarnya. Selain itu dapat menjadi wahana transfer teknologi dan pengembangan sumber daya manusia di sektor otomotif.

Airlangga menjelaskan, industri otomotif nasional saat ini mampu memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang berbasis bahan baku lokal sekitar 60 persen. “Kami akan dorong terus hingga 90 persen pada tahun 2018-2019 dengan basis bahan baku plastik dan baja,” ungkapnya.

Namun demikian, untuk kendaraan jenis low cost and green car (LCGC) telah mencapai TKDN 80-90 persen.

Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada kedua perusahaan atas komitmennya untuk meningkatkan penggunaan kandungan dalam negeri, menjadikan Indonesia sebagai basis produksi serta memberdayakan mitra lokal dalam kegiatan produksinya sehingga akan menopang pertumbuhan industri nasional.

Presiden Direktur CAP Erwin Ciputra mengatakan, kerja sama ini merupakan lahan pemasaran baru yang akan terus meningkat seiring perkembangan industri otomotif saat ini. Di samping itu, dapat meningkatkan performa industri compounding dan moulding dalam negeri, yaitu PT Hexa Indonesia yang menambahkan aditif dan pewarna pada resin dan PT Sugity yang mencetak resin menjadi komponen otomotif.

Selain untuk mobil Toyota Vios dan Yaris, CAP juga berencana untuk memasok model Fortuner dan Kijang Innova serta mobil LCGC Toyota yang lain. Merek lain yang sudah memakai. polypropylene impact copolymer produksi CAP saat ini adalah mobil LCGC Daihatsu serta kendaraan roda dua dan roda empat Honda. (tri)