Tuesday, 13 November 2018

Minta Ngungsi Belajar

Kebanjiran, SMAN 8 Bukit Duri Libur

Kamis, 16 Februari 2017 — 10:45 WIB
Guru sedang monitoring kondisi SMAN 8 yang kebanjiran pada Kamis (16/2). (Rachmi)

Guru sedang monitoring kondisi SMAN 8 yang kebanjiran pada Kamis (16/2). (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak 1.049 siswa SMAN 8 Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan pada Kamis (16/2/2017) diliburkan karena sekolahnya kebanjiran sekitar 60 centimeter (cm). Air bah kiriman dari Katulampa Bogor ini menghantam area sekolah sejak Rabu (15/2/2017) malam.

Kendati begitu untuk mengantisipasi banjir susulan, para siswa khususnya siswa kelas XII minta Pemprov DKI Jakarta dapat menyediakan lokasi pengungsian sehingga mereka tetap bisa belajar. Apalagi jelang Ujian Nasional (UN) pada 10 April mendatang.

“Duh banjir lagi, saya dan teman-teman terpaksa pulang untuk belajar di rumah. Semoga banjirnya cepat surut sehingga besok bisa belajar seperti biasa,” kata Rani, siswa kelas XII.

Kepala SMAN 8, Agusman menjelaskan menyusul Katulampa Siaga II pada Rabu (15/2) lingkungan sekolah mulai kerendam berkisar 30 cm dan terus naik hingga 60 cm.

“Sejak Rabu (15/2) malam, kami sudah menginformasikan ke siswa melalui website sekolah terkait diliburkannya aktivitas belajar mengajar seraya menunggu pemberitahuan lebih lanjut,” kata Agusman.

Terkait usulan siswa akan lokasi pengungsian sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung, ia mengatakan sudah dibahas pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Petugas Damkar JakselPetugas Damkar Jaksel dan jajaran terkait disiagakan untuk penanganan banjir di SMAN 8. (Rachmi).

Tahun-tahun sebelumnya manakala sekolah unggulan ini kebanjiran, KBM dialihkan ke gedung Diklat DKI Jakarta di kawasan Kuningan, Setiabudi. Hanya saja gedung tersebut sedang direnovasi.

“Semoga ada tempat atau gedung yang bisa menjadi alternatif KBM bagi siswa kami di saat gedung sekolah di Bukit Duri kebanjiran,” harapnya.

(rachmi/sir)

  • warga

    kebanjiran ga boleh komplen, pelebaran ciliwung mandek kan karena warga nuntut, jadi nikmatin sj banjirnya