Friday, 22 September 2017

Mabes TNI Anggap Berita Ini Hoax

Kamis, 16 Februari 2017 — 22:54 WIB
hoax tni

JAKARTA (Pos Kota) –Mabes TNI membantah berita yang beredar di media sosial sejak beberapa hari lalu. Berita itu menyebutkan Presiden Jokowi memanggil sejumlah perwira tinggi TNI ke Istana 13 Februari untuk menggelar rapat pimpinan. Tapi dalam acara itu Jokowi tidak mengundang Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Melalui Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto, Mabes TNI menilai berita itu hoax alias tidak benar. Acara pada 13 Februari itu bukan rapat pimpinan atau Rapim. “Acara tersebut bukan suatu rapat apalagi Rapim.  Perwira Tinggi TNI dipanggil Presiden karena baru naik pangkat yang keputusannya ditandatangani Presiden RI,” jelas Kapuspen TNI Mayjen Wuryanto, Kamis (16/2).

Menurut Mayjen Wuryanto, pertemuan antara Presiden RI dengan Pati TNI tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Presiden RI. Semua Perwira TNI yang naik pangkat di level jenderal TNI melaksanakan laporan korp kepada Presiden di Istana. Karena yang menandatangani surat kenaikan pangkat mereka adalah presiden sebagai panglima tertinggi TNI.

“Ini sudah berlangsung dari dulu. Beliau berlatar belakang sipil, tetapi beliau adalah Panglima Tertinggi TNI yang memegang kekuasaan tertinggi atas AD, AL dan AU. Maka semua Pati yang naik pangkat di panggil ke Istana untuk sekedar kenal, ramah tamah dan salam-salaman,” kata Kapuspen. “Jadi jangan diartikan kegiatan pertemuan tersebut sebagai rapat, Rapim atau kegiatan lain.”

Kapuspen TNI membenarkan bahwa kegiatan itu memang tidak dihadiri Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan juga seluruh kepala staf angkatan. “Beliau semua tidak naik pangkat sedangkan acaranya hanya untuk mengenal para Pati TNI yang naik pangkat,” tegasnya.(us)