Sunday, 23 September 2018

Banjir Surut, Siswa SMAN 8 Bukit Duri Masuk Lagi

Jumat, 17 Februari 2017 — 11:22 WIB
Gedung SMAN 8 Bukit Duri Jaksel pada Jumat (17/2) usai dihantam banjir pada Kamis (16/2). (Rachmi)

Gedung SMAN 8 Bukit Duri Jaksel pada Jumat (17/2) usai dihantam banjir pada Kamis (16/2). (Rachmi)

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah sehari libur akibat kebanjiran, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMAN 8 Bukit Duri, Tebet, Jaksel pada Jumat (17/2) kembali normal. Kini, banjir sudah surut dan kondisi sekolah sudah kering, para siswa SMAN 8 Bukit Duri masuk lagi.

Namun kalangan siswa mendesak Pemprov DKI Jakarta merelokasi sekolah tersebut ke tempat aman dan menuntaskan proyek normalisasi Kali Ciliwung.

“Kapan kami bisa belajar di tempat yang bebas banjir. Setiap saat kami was-was karena banjir masih menghantui kawasan SMAN 8 dan sekitarnya,” kata Rani, satu siswa.

Ia dan teman-temannya juga minta pemerintah pusat maupun Pemprov DKI Jakarta dapat merampungkan normalisasi Kali Ciliwung yang sudah berjalan 4 tahun itu.

Tahun sebelumnya manakala sekolah unggulan ini kebanjiran, aktivitas KBM diungsikan ke gedung Diklat DKI di Kuningan, Setiabudi. Namun gedung tersebut sedang direhab.

Kepala SMAN 8, Agusman Anwar mengatakan banjir mulai surut sejak Kamis (16/2) siang dan sore hari sekitar 100 personil gabungan dikerahkan untuk membersihkan lumpur banjir. “Hari ini (Jumat, 17/2) siswa kembali belajar seperti biasa. Semoga jangan ada lagi banjir,” harapnya.

Terpisah Kepala Suku Dinas Pendidikan 2 Jaksel, Samlawi mengatakan pihaknya belum mendapatkan lahan alternatif untuk kepindahan gedung SMAN 8 dari lokasi sekarang, sebagai upaya kelangsungan pendidikan bagi para siswa di sekolah itu khususnya dari ancaman banjir. “Persoalan ini akan saya sampaikan ke Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta,” ujarnya. (Rachmi/win)