Thursday, 23 November 2017

Biksu Buron di Thailand Belum Ditemukan di Dalam Kuil

Jumat, 17 Februari 2017 — 20:36 WIB
Polisi dan biksu berbaris berdampingan di Kuil Dhammakaya, tempat Phra Dhammajayo diduga bersembunyi.

Polisi dan biksu berbaris berdampingan di Kuil Dhammakaya, tempat Phra Dhammajayo diduga bersembunyi.

THAILAND– Polisi Thailand gagal menemukan seorang biksu berpengaruh yang dicari karena dugaan pencucian uang walaupun sudah mencarinya di kompleks kuil.

Ribuan polisi dan tentara memasuki kompleks kuil yang besar sejak Kamis (16/02) berdasarkan surat perintah pencarian Phra Dhammajayo selama 10 hari.

Pertengahan tahun lalu, upaya polisi untuk memasuki kompleks Kuil Dhammakaya juga tidak berhasil karena ribuan pengikutnya memblokir jalan masuk.

Karena Phra Dhammajayo tidak menyerahkan diri juga, maka ditempuh upaya berdasarkan undang-undang keamanan darurat dengan menempatkan kuil berada di bawah kendali militer.

Biksu berusia 72 tahun itu dituduh melakukan pencucian uang namun ia membantah dan mengatakan tidak bisa diperiksa karena sakit.

Polisi menemukan peralatan medis di beberapa ruang yang mereka perkirakan menjadi tempat bersembunyi Phra Dhammajayo namun dia tidak berada di sana.

Biksu tersebut -yang dilaporkan tidak ke luar dari kuil selama beberapa bulan- menyatakan bahwa tuduhan atasnya bermotif politik.

Didirikan tahun 1970-an, Kuil Dhammakaya berbeda dengan kuil-kuil Buddha di Thailand pada umumnya dengan kompleks yang luas dan bangunan megah yang berbentuk seperti piring terbang.

Selain bangunan yang kontroversial, ritualnya juga dianggap lebih mencerminkan sekte karismatis dengan meditasi yang ditata seperti sebuah pertunjukan.

Menjadi kaya karena mendapat sumbangan yang murah hati dari jemaatnya, kuil ini diduga memiliki kaitan dengan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan rezim militer saat ini tahun 2006.

Namun jemaat kuil membantah tuduhan terkait dengan Thaksin.

Seorang juru bicara kuil mengatakan tidak tahu apakah Phra Dhammajayo berada di dalam kuil.

“Saya tidak tahu di mana dia. Saya tidak melihatnya sekitar sembilan bulan ini,” kata Phra Sanitwong Wutthiwangso, seperti dikutip kantor berita AFP. (bbc)