Thursday, 27 July 2017

Dihantam Ombak, Tanggul Pemecah Ombak Rusak

Jumat, 17 Februari 2017 — 21:30 WIB
Tanggul Pemecah ombak di Pulau Panggang rusak parah akibat dihantam ombak. (wandi)

Tanggul Pemecah ombak di Pulau Panggang rusak parah akibat dihantam ombak. (wandi)

KEPULAUAN SERIBU (Pos Kota) – Warga Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kepulauan Seribu, mendesak pemerintah segera memperbaiki breakwater (pemecah ombak) di sisi utara yang rusak.

Tanggul penahan abrasi proyek tahun 2016 di sisi pantai utara Pulau Panggang itu rusak dihantam gelombang tinggi pada Jumat (10/2/2017). Namun, belum ada upaya perbaikan.

“Kami khawatir ada ombak besar. Tanpa alat pemecah ombak pasti dampaknya langsung ke pemukiman warga. Jadi harus cepat diperbaiki sebelum kejadian buruk menimpa,” kata Ahmad Furqon, warga.

Manurutnya, alat pemecah ombak yang terbuat dari batu kubus berongga yang terpasang diikat tali kawat ini ambruk berserak. Ada dua titik yang rusak parah hingga dengan panjang antara 100 meter dan 200 meter.

Ini membahayakan karena saat ini musim angin barat sehingga bisa membuat abrasi pulau.

Menanggapi hal itu, Kasudin Sumber Daya Air Pemkab Kepulauan Seribu, Mustajab, mengatakan sedang berupaya mengatasi. Ia juga mengaku sudah mengintruksikan kontraktor segera memperbaiki tanggul tersebut.

“Kita sudah intruksikan agar kontarktor segera melakukan perbaikan. Pekerjaan itu masih tanggung jawab kontraktor dalam masa pemeliharaan,” ujar Mustajab, Jumat (17/2/2017).

Menurutnya, kerusakan breakwater dikarenakan adanya hantaman gelombang tinggi. Bahkan pada Selasa (14/2/2017) petugas sudah melakukan peninjauan. (wandi/yp)