Sunday, 19 February 2017

Malu Melahirkan, Siswi SMK Bunuh Bayi

Jumat, 17 Februari 2017 — 22:11 WIB
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Suyudi Ario Seto

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Suyudi Ario Seto

BOGOR (Pos Kota) – Malu hamil di luar nikah, siswi SMK di Bogor nekat bunuh bayinya. Akibatnya si DNA 17, harus menginap di kantor polisi setelah ia ditangkap polisi.

DNA dituduh membunuh bayi laki-laki yang baru dilahirkannya Selasa (3/1) lalu di rumahnya, di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Suyudi Ario Seto , Jumat (17/2) mengatakan, aksi pelaku ini, karena merasa malu hamil di luar nikah.

“Pelaku melahirkan di toilet rumahnya dan meninggalkan bayi tersebut di dalam ember,”kata Kombes Suyudi.

Dalam keterangannya ke penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Bogor Kota, wanita berkulit bersih ini mengaku kalau dia hamil hingga melahirkan, karena diperkosa.

“Pengakuannya dia hamil karena perkosaan. Keterangannya masih kita dalami,”papar Suyudi.

Tentang pria yang menjadi ayah biologis dari bayi malang ini, DNA mengaku, seorang pria yang dikenalnya melalui jejaring sosial.

Hubungan suami-istri itu dilakukan keduanya di kandang ayam, setelah dirinya dicekoki minuman keras.

“Saat tak sadar akibat pengaruh miras, ia disetubuhi. Saat hamil, pria ini tak mau bertanggungjawab. Ia lalu melahirkan. Jasad bayi itu ditemukan setelah seorang tetangga pelaku yang curiga melihat darah yang tercecer di belakang rumah,”kata Kombes Suyudi.

Warga lalu menelusuri darah tersebut. Darah mengarah ke sebuah ember yang di dalamnya berisi jasad bayi, lalu dilaporkan ke polisi.

“Pihak keluarga langsung mengubur bayi dekat rumahnya. Warga curiga, lalu melapor ke pihak kepolisian. Dari hasil pengembangan kasus tersebut kemudian mengarah kepada pelaku DNA. Kita periksa dan dia mengaku kalau bayi itu adalah bayinya. Pengakuan dia, bayi itu sempat jatuh ke lantai kamar mandi sebelum dimasukkan ke dalam ember,”ujarnya.

Tersangka DNA dijerat dengan Pasal 80 ayat 3 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 dan 341 KUHP Pasal 1 angka 1 Undang-undang RI Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. (yopi)

Terbaru

Ibra mengepal tinju usai cetak gol (reuters)
Senin, 20/02/2017 — 6:17 WIB
MU Atasi Permainan Ngotot Blackburn Roves 2-1
Messi dipeluk teman-temanya usai mencetak gol penyelamat Barca (reuters)
Senin, 20/02/2017 — 6:00 WIB
Barcelona Susah Payah Tekuk Leganes 2-1
ilustrasi
Senin, 20/02/2017 — 6:00 WIB
Murid SD Habisi Teman Sekelas, Keluarga Mengungsi
Gedung DPR.
Minggu, 19/02/2017 — 22:42 WIB
DPR Siap Terima Unjuk Rasa 212 Jilid Dua