Friday, 24 March 2017

Bersama Seorang WNI

Miliki 60 Kg Shabu, Tiga WN Taiwan Divonis Mati

Jumat, 17 Februari 2017 — 21:11 WIB
Suasana sidang vonis WN Taiwan dan WNI di PN Tangerang

Suasana sidang vonis WN Taiwan dan WNI di PN Tangerang

TANGERANG(Pos Kota)- Tiga warga Taiwan dan satu Warga Indonesia divonis mati di Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat (17/2) sore. Chen Hsiang Zen alias Alin, Lin Ding Chen alias Achen, dan Chuang Ming Tsang alias Alang, serta Suprapto alias Wangki divonis bersalah karena memiliki 60 Kg shabu.

Mereka dinyatakan secara sah melanggar Pasal 114 ayat 2 UU Nomor 13 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Juga Pasal 113 ayat 2 Undang-undang Narkotika jo Pasal55 ayat ke1 KUHP. Khusus terdakwa Alang, ia juga melanggar Pasal 112 ayat 1 Undang-undang Narkotika.

Putusan ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum yang dibacakan Selasa (7/2) pekan lalu.Atas putusan itu, melalui penasehat hukum masing- masing, terdakwa Alin dan Achen menyatakan pikir-pikir.

Sementara melalui penasehat hukumnya masing-masing Alang dan Suprapto mengajukan banding.

“Terdakwa terbukti bersalah secara bersama-sama melakukan perbuatan melanggar hukum,” kata Ketua Majelis Hakim, Tuti Hariyati di ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Jumat.

Tuti mengatakan, terdakwa tanpa hak menyelundupkan dan mengedarkan narkoba, sehingga perbuatan itu dapat meresahkan masyarat dan merusak generasi bangsa. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan kegiatan pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas narkotika.

Perbuatan ini tidak mendukung program pemerintah memberantas narkotika,” jelas Tuti. Menurut hakim, hukuman mati diberikan kepada masing-masing terdakwa karena tidak ditemukan ada hal yang meringankan.

Keempat terdakwa ini hadir dalam satu ruangan didampingi seorang penerjemah bahasa.
Menanggapi putusan itu, Jaksa Penuntut Umum, Fajar Said menyatakan menerimanya.

Joko Priyatno advokat menyatakan, keberatan dengan putusan hakim tersebut. “Makanya klien kami menyatakan pikir-pikir dulu sebelum melangkah mengajukan banding. Masih ada tujuh hari untuk berpikir,” kata Joko.

Alin, Achen, dan Acan ditangkap di Sun Plaza, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (20 /5/2016). Saat ditangkap dari ketiganya hanya didapati 6 kilogram sabu.

Kepada polisi ketiganya mengaku, mendapatkan barang haram tersebut dari Wangke di Perumahan Paramount Cluster Alicante, Serpong, Tangerang Selatan.

Di rumah Wangke polisi menemukan 54 kg sabu yang diselundupkan dari luar negeri melalui jalur laut dan disembunyikan di dalam genset besar. Sabu itu masuknya dari pelabuhan di Jakarta.(Awang)