Sunday, 23 July 2017

UMK Tangsel 2017, Sebesar Rp 3.270.936

Sabtu, 18 Februari 2017 — 1:18 WIB
Kepala Disnaker Tangsel Purnama Wijaya. (anton)

Kepala Disnaker Tangsel Purnama Wijaya. (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2017 untuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten telah diputuskan oleh Gubernur Banten sesuai dengan kajian yang telah dilakukan di seluruh wilayah Banten ada kenaikkan sekitar Rp 54.436,- dari UMK tahun 2016.

“Untuk Kota Tangsel UMK tahun 2017 menjadi sebesar Rp 3.270.936,- data ini informasi resmi dari Provinsi Banten,” kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangsel, Purnama Wijaya di Serpong, Jumat (17/2).

Penetapan itu setelah adanya pengkajian dan pertimbangan yang matang dari Provinsi Banten sesuai dengan kemampuan peruhasaan di masing-masing daerah jadi UMK Kota Tangsel dengan Kabupaten Tangerang berbeda termasuk daerah lain di Banten. Sebelumnya, UMK Kota Tangsel tahun 2016 hanya sebesar Rp 3.216.500,-

Menurut dia, setiap perusahaan di Kota Tangsel diwajibkan mematuhi keputusan tersebut atau membayar upah minimum lebih besar dari jumlah sebagaimana yang dimaksud pada lampiran keputusan serta dilarang mengurangi atau menurunkan upah kerja tersebut.

Data yang diperoleh Disnaker Kota Tangsel berkaitan UMK tahun 2017 untuk Kota dan Kabupaten se Provinsi Banten, tambah dia, antara lain

Kota Serang Rp 2.866.595,-,

Kabupaten Serang Rp 3.258.866,-,

Kabupaten Lebak Rp 2.127.112,-,

Kabupaten Pandeglang Rp 2.164.979,-,

Kota Cilegon Rp 3.331.997,-,

Kabupaten Tangerang Rp 3.270.936,-,

Kota Tangerang Rp 3.295.075,-

Kota Tangsel 3.270.936,-. (anton)