Monday, 24 September 2018

RPTRA Tanpa Ornamen Betawi, Mudas: Malu Saya

Kamis, 23 Februari 2017 — 13:16 WIB
protes

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Baung di Jalan Baung III, Kebagusan, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). Pada peresmian hadir pula tamu undangan diantaranya tokoh masyarakat Betawi.

Mudas, Ketua Ikatan Keluarga Betawi Kebagusan, memprotes RPTRA Baung yang dinilainya tidak mencerminkan budaya Betawi. Menurutnya harus ada ornamen-ornamen Betawi yang mencerminkan kebudayaan asli daerah.

“Saya berterima kasih Pemprov DKI dan perusahaan swasta yang udah membangun RPTRA ini. Saya harapkan, bangunan sudah indah, tapi corak budaya Betawi kurang ada, gak ada malah. Mungkin ditambah ornamen Betawi,” ujar Mudas saat sambutan.

Menurutnya ornamen Betawi tersebut perlu agar anak-anak yang bermain merasa seperti di kampung kelahirannya sendiri. Mudas merasa malu jika tidak ada ornamen Betawi di RPTRA tersebut.

“Agar anak yang bermain terasa di kampungnya sendiri, di kampung Betawi. Malu saya kalau kagak ada corak Betawinya,” tambah Mudas.

Turut hadir pada acara itu, antara lain Walikota Jakarta Selatan Tri kurniadi dan jajaran beserta tokoh Betawi.

(ikbal/sir)