Monday, 18 December 2017

Di Tangerang Dua Pencuri Motor Tidak Mati Ditembak Polisi

Jumat, 24 Februari 2017 — 18:25 WIB
Dengan senjata laras panjang polisi kawal pencuri motor

Dengan senjata laras panjang polisi kawal pencuri motor

TANGERANG (Pos Kota) – Berakhir sudah sepak terjang Fauzi alias Mandel (26) dan Haerul alias Buyung (25) sebagai bandit jalanan. Petualang alap-alap motor terhenti setelah ditembak tim buser Polsek Kelapa Dua yang menyergapnya.

Selain meringkus pemetik motor itu, polisi juga menangkap Hengky (35) dan Ajat (24), penadah hasil kejahatan. Dari tangan komplotan Mandel Cs, 12 unit sepeda motor berbagai jenis disitasebagai barang bukti.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ayi Supardan mengatakan penangkapan dua bandit jalanan oleh tim buser pimpinan Bripka Achmad Syarifudin bermula menangkap Buyung dekat kolam renang Perumahan Dasana Indah.

“Saat diintrogasi, tersangka mengaku kerap mencuri bersama temannya berinisial F,” kata Kapolres didampingi Kapolsek Kelapa Dua Kompol Endang Sukmawijaya, Jumat (24/2/2017).

Tak mau membuang waktu, tim buser bergerak meringkus Fauzi alias Mandel di rumah kontrakannya di Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Kepada petugas, kawanan curanmor yang merupakan DPO (Daftar Pencarian Orang) ini mengaku menjual motor curiannya ke Hengky dan Ajat.

“Namun saat diminta menunjukan lokasi persembunyian pelaku lainnya, dua tersangka ini mencoba kabur. Anggota pun terpaksa bertindak tegas dan terukur dengan melumpuhkan kedua tersangka,” ungkap Kapolres.

Kepada penyidik, komplotan curanmor ini mengaku sudah 28 kali mencuri diantaranya 9 kali di Kecamatan Kelapa Dua, 19 kali di Kecamatan Curug, Pagedangan, legok dan sisanya di wilayah Kota Tangerang. Pelaku kerap beraksi subuh dengan mengincar sepeda motor di halaman rumah.

“Komplotan ini spesialis merusak gembok pagar rumah dengan bor kecil, selalu beraksi subuh dinihari,” ujar AKBP Ayi Supardan.

Kini, Mandel dan Buyung telah meringkuk di balik jeruji benci Polsek Kelapa Dua. Kedua penjahat itu dijerat Pasal 363 KUHP, sedangkan Hengky dan Ajat dijerat dengan Pasal 481 KUHP.

“Hukumannya diatas 7 Tahun penjara,” pungkasnya. (Imam)