Sunday, 15 September 2019

Habib Rizieq Jadi Saksi Sidang Ahok, Polda Tambah Pasukan

Jumat, 24 Februari 2017 — 17:16 WIB
Rizieq Shihab saat di Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.  (toga)

Rizieq Shihab saat di Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu. (toga)

JAKARTA (Pos Kota) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadwalkan Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Gubernur DKI Jakarta.

Sidang yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa, 28 Februari 2017. Kehadiran  Habib Rizieq Shihab tersebut, diprediksi jumlah massa ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) yang selalu mengawal sidang akan bertambah di banding sidang sebelumnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan bahwa pihaknya akan menambah personel yang akan diterjunkan untuk mengamankan sidang meskipun tidak dijelaskan jumlah pastinya.

“Tentunya kita lihat di lapangan kalau memang ada massa yang banyak datang tentunya kita menambah pasukan menambah personel,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (24/2/2017).

Ia menjelaskan, pengamanan sidang terus dilakukan sesuai SOP seperti yang sudah dilakukan dalam sidang-sidang sebelumnya, meskipun jumlah massa sudah mulai berkurang.

Namun, jika memang estimasi massa meningkat Kepolisian juga akan mengimbangi jumlah personel yang diterjunkan guna menjaga agar semua berjalan lancar.

“Dengan harapan semuanya berjalan lancar, sidang lancar, yang ingin menyaksikan juga lancar, dan semua masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di saat itu juga bisa tercapai,” tandas Argo.

Untuk diketahui, dalam sidang kesebelas Ahok Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarso mengatakan jika sidang ditunda Selasa pekan depan (28/2), dengan agenda masih mendengar saksi dari JPU.

Ia juga membari waktu maksimal dua kali sidang untuk menghadirkan saksi ahli yang dimetahui masih berjumlah lima orang termasuk Habib Rizieq Shihab.

Sementara salah satu kuasa hukum Ahok, Edi Danggur, dalam keterangan tertulisnya menegaskan bahwa dalam sidang keduabelas JPU telah menjadwalkan dua orang saksi ahli.

“Dr H Abdul Chair Ramadhan SH, MH, ahli hukum pidana atau Komisi Hukum dan Perundang Undangan MUI Pusat, dan Habib Muhammad Rizieq Syihab alias Moh Rizieq, Imam Besar Front Pembela Islam atau Ahli Agama Islam,” kata Edi melalui pesan WhatsApp, Kamis, (23/2).

Menurutnya Rizieq menjadi saksi ahli Agama Islam atas rekomendasi MUI Pusat berdasarkan Surat Keterangan MUI Pusat No. Ket-1061/DP/-MUI/XI/2016 Tanggal 3 November 2016 yang ditanda tangani oleh Ketua MUI Pusat KH Sodikin dan Sekjen MUI Pusat Dr, H, Anwar Abbas. (Yendhi/win)